Dari Penghijauan hingga Pendidikan, Angkasa Pura Salurkan Rp270 Juta

0
TJSL ANGKASA PURA

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana (tengah), menyerahkan bantuan lima program TJSL InJourney Airports yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp270 juta kepada sembilan penerima manfaat.

Bantuan tersebut mencakup program penghijauan, bedah rumah, kesiapsiagaan bencana, pendidikan, serta peningkatan fasilitas umum dan rumah ibadah.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Ruang Rapat Kayuh Baimbai, Bandara Internasional Syamsudin Noor, Rabu (14/10).

Bantuan disalurkan melalui lima program TJSL InJourney Airports yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan keberadaan bandara harus memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya dalam pelayanan transportasi udara, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan.

“Bagi kami, keberadaan bandara tidak hanya berkaitan dengan pelayanan transportasi udara, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Rp100 Juta untuk Penghijauan

Dari total bantuan yang disalurkan, sebesar Rp100 juta dialokasikan untuk program InJourney Airports Alam Lestari berupa pengadaan 5.000 bibit pohon. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Penanaman bibit pohon dijadwalkan berlangsung pada November 2026, dengan lokasi di sekitar Jalan Golf dan sejumlah titik lain yang akan dikoordinasikan bersama pihak terkait. Program tersebut diharapkan mendukung penghijauan, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keseimbangan ekosistem.

Di sektor perumahan, perusahaan mengalokasikan Rp50 juta melalui program InJourney Airports Rumah Layak Huni untuk bedah rumah milik Ibu Sumini. Pelaksanaan program ini bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjarbaru.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat beserta keluarganya.

Sementara itu, dukungan terhadap kesiapsiagaan bencana diwujudkan melalui program InJourney Airports Tanggap Bencana. Perkumpulan Banjarbaru Rescue 698 menerima bantuan Rp25 juta untuk pengadaan peralatan penunjang kegiatan penyelamatan dan pelayanan kemanusiaan.

Dukung Pendidikan dan Fasilitas Rumah Ibadah

Komitmen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia diwujudkan melalui program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa. Perusahaan memberikan bantuan Rp12 juta kepada Yayasan Pendidikan Raudhatul Athfal Al Misbah dan Rp8 juta kepada PAUD Mustika Griya Angkasa.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan anak usia dini yang lebih baik.

Pada sektor fasilitas umum dan rumah ibadah, perusahaan menyalurkan bantuan kepada empat penerima dengan total Rp75 juta.

Bantuan tersebut masing-masing diberikan kepada Gereja Paroki Santo Yohanes Permadi sebesar Rp25 juta, Mushola An Nur Rolanda 12 Rp15 juta, Langgar Hidayatullah Rp15 juta, dan Langgar Al Inayah Rp20 juta.

Dukungan ini ditujukan untuk membantu peningkatan sarana dan prasarana rumah ibadah sehingga masyarakat dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan lebih nyaman.

Stephanus menegaskan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan program TJSL memberikan manfaat yang optimal.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh penerima manfaat. Kami juga berharap program-program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi turut mendorong kemandirian masyarakat, memperkuat kepedulian sosial, dan menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” katanya.

Melalui lima program TJSL tersebut, Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Syamsudin Noor berupaya memperluas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.

Penyaluran bantuan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan penerima manfaat, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kepedulian sosial masyarakat.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!