125 Penerima Beasiswa Adaro Dibekali Soft Skill

0
BEASISWA ADARO

External Relation Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan bersama para penerima beasiswa dan pihak terkait lainnya dalam Mini Workshop & Camping di Bukit Bintang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26–27 September 2026.(Foto - Humas Adaro Indonesia).

Mendapatkan beasiswa hingga menyelesaikan pendidikan sarjana merupakan satu tahapan penting bagi mahasiswa.

Namun, bekal akademik saja belum cukup untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin dinamis.

Kesadaran itulah yang menjadi bagian dari pembinaan 125 mahasiswa penerima Beasiswa S1 Reguler PT Adaro Indonesia 2026 melalui kegiatan Mini Workshop & Camping di Bukit Bintang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26–27 September 2026.

Selama dua hari, para mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan nilai dan potensi diri, personal branding, penyusunan curriculum vitae (CV), hingga pengembangan jiwa kewirausahaan.

Materi tersebut diarahkan untuk memperluas kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional, sekaligus mendorong mereka mengenali peluang yang dapat dikembangkan sejak masih berada di bangku kuliah.

External Relation Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan, yang hadir sebagai salah satu narasumber, mengingatkan pentingnya keterbukaan mahasiswa terhadap berbagai proses kehidupan.

Menurutnya, pengembangan diri dan kemampuan membangun jaringan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi.

“Mahasiswa juga perlu mempersiapkan kompetensi sejak dini agar dapat memanfaatkan peluang yang datang, termasuk ketika memasuki dunia kerja,” ujar Rinaldo.

Pembinaan ini merupakan bagian dari pendampingan penerima Beasiswa S1 Reguler Adaro Indonesia, program yang telah berjalan sejak 2016.

Hingga 2026, program tersebut telah menjangkau hampir 1.000 penerima beasiswa dari wilayah operasional Adaro Indonesia, meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan, Barito Timur, Barito Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Barito Kuala.

Penerima beasiswa berasal dari tiga kategori, yakni prestasi, duafa, dan adat. Selain memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan tinggi, mahasiswa juga mendapatkan pembinaan untuk memperkuat kapasitas personal dan keterampilan yang tidak seluruhnya diperoleh melalui perkuliahan formal.

PT Putra Perkasa Abadi turut terlibat dalam pembinaan mahasiswa setiap tahun. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pendampingan bagi penerima beasiswa.

Sejumlah alumni program Beasiswa S1 Reguler Adaro Indonesia kini telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, perusahaan swasta hingga merintis usaha sendiri.

Perjalanan para alumni tersebut memperlihatkan bahwa dukungan pendidikan memiliki ruang manfaat yang lebih luas ketika disertai pengembangan kompetensi dan kemandirian.

Melalui pembinaan berkelanjutan, Adaro Indonesia berupaya menyiapkan penerima beasiswa agar tidak sekadar menyelesaikan pendidikan sarjana, tetapi juga memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, membangun jejaring profesional, serta mengembangkan peluang kewirausahaan.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!