Batola Gaspol Manajemen Talenta ASN

0
TALENTA ASN

Sekretaris Daerah Batola, H. Zulkipli Yadi Noor, dalam Technical Meeting dan Pra-Ekspose Implementasi Manajemen Talenta bersama BKN Pusat serta Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru yang digelar secara daring, Kamis (23/04/2026).(Foto - Kominfo Batola).

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) mulai tancap gas menyiapkan penerapan Manajemen Talenta ASN sebagai sistem baru dalam tata kelola birokrasi daerah.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa promosi jabatan dan pengembangan karier pegawai ke depan akan berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi, bukan lagi sekadar formalitas administratif.

Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Batola, H. Zulkipli Yadi Noor, dalam Technical Meeting dan Pra-Ekspose Implementasi Manajemen Talenta bersama BKN Pusat serta Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru yang digelar secara daring, Kamis (23/04/2026).

Sekda Batola, H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan Manajemen Talenta menjadi kebutuhan penting agar pemerintah daerah memiliki sistem pengelolaan SDM yang modern, objektif, dan terukur.

“Hari ini kita melaksanakan technical meeting bersama BKN Pusat dan BKN Banjarbaru. Ke depan kita akan menerapkan manajemen talenta agar pengisian jabatan maupun pengembangan pegawai di Barito Kuala dilakukan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui sistem ini, setiap ASN akan dipetakan berdasarkan kompetensi, rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, hingga potensi pengembangan karier. Dengan begitu, pejabat yang dipilih benar-benar sesuai kebutuhan organisasi.

Batola menilai penerapan sistem tersebut penting untuk memutus stigma lama soal promosi jabatan yang dianggap subjektif. Sebaliknya, birokrasi diarahkan menuju sistem merit, di mana kesempatan terbuka bagi siapa pun yang berprestasi dan layak.

Setelah tahapan technical meeting, Pemkab Batola akan melanjutkan proses ekspose ke BKN Pusat guna mempresentasikan kesiapan implementasi penuh.

“Jika dinilai memenuhi syarat, maka proses manajemen talenta di Barito Kuala akan segera kita laksanakan secara penuh,” kata Zulkipli.

Langkah ini menunjukkan Batola tidak ingin tertinggal dalam reformasi birokrasi. Dengan Manajemen Talenta, pemerintah daerah berharap mampu melahirkan ASN profesional, pejabat berkualitas, dan pelayanan publik yang semakin efektif.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!