Harmoni Tiga Serangkai di Hari Raya

0
LEBARAN GUBERNUR 1

Gubernur Kalsel H Muhidin, Wagub Kalsel Hasnuriyadi Sulaiman serta Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin menerima kunjungan silaturahmi warga dari berbagai kalangan. (Foto - Biro Adpim Kalsel).

Dari Mahligai Pancasila, Pesan Kebersamaan untuk Banua

Banjarmasin  Suasana Idulfitri 1447 Hijriah di Mahligai Pancasila, Sabtu (21/03/2026), tak sekadar menjadi ajang temu formal.

Di gedung itu, Gubernur pun menyambut kehangatan dalam setiap jabat tangan, senyum, dan percakapan ringan yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Gubernur Muhidin hadir bersama istri, Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah Muhidin. Di sisi lain, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua BKOW Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi, serta Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin bersama Ketua Dekranasda Hj Masrupah.

Dalam kebersamaan yang oleh gubernur disebut sebagai “Tiga Serangkai”, mereka berdiri tanpa sekat, menyambut tamu satu per satu. Tak ada jarak yang terasa karena hanya keakraban yang tumbuh dari interaksi sederhana bersalaman, berbincang, hingga mengabadikan momen bersama.

 

Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah Muhidin, Ketua BKOW Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi, serta Ketua Dekranasda Hj Masrupah dan jajaran. (Foto – Biro Adpim Kalsel).

Silaturahmi ini berlangsung selepas salat Idulfitri yang digelar di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dari tokoh agama, pimpinan daerah seperti Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, hingga perwakilan lintas iman dalam Forum Kerukunan Umat Beragama, semuanya larut dalam satu ruang yang sama, ruang kebersamaan.

Namun, lebih dari sekadar tradisi tahunan, pertemuan ini menyiratkan pesan yang lebih dalam. Bagi Muhidin, kebersamaan yang ditampilkan bersama wakil gubernur dan sekretaris daerah bukanlah simbol semata, melainkan fondasi kerja.

“Keharmonisan ini adalah komitmen. Kami ingin memastikan roda pemerintahan berjalan selaras,” ujarnya.

Pesan itu sebelumnya juga disampaikan di hadapan jamaah usai salat Id. Ia mengajak masyarakat Banua untuk turut mendoakan agar kepemimpinan yang telah berjalan lebih dari setahun ini tetap istiqamah, menjaga kepercayaan publik, dan terus menghadirkan kebermanfaatan.

Di tengah riuhnya suasana Lebaran, silaturahmi di Mahligai Pancasila menjadi cermin bahwa kepemimpinan tak selalu harus hadir dalam pidato panjang atau forum resmi.

Kadang, ia justru terasa paling kuat dalam momen-momen sederhana saat pemimpin dan rakyat berdiri sejajar, saling menyapa, dan merayakan kebersamaan sebagai satu keluarga besar.(M.Irfani).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!