Ramadan Mengerek Bisnis Iftar Hotel di Banjarmasin

0
IKLAN 88 RAMADAN

Buka Sepuasnya di Hotel 88 Banjarmasin Hanya Rp.88 Ribu

Ramadan kembali menjadi periode krusial bagi industri perhotelan di daerah. Ketika tingkat hunian kamar cenderung stagnan sebelum puasa, layanan makanan dan minuman justru mengalami lonjakan selama Ramadan.

Ramadan kembali menjadi momentum penting bagi sektor perhotelan di daerah, terutama dari sisi layanan makanan dan minuman.

Di Banjarmasin, Hotel 88 Banjarmasin memanfaatkan momentum ini melalui paket iftar seharga Rp88.000 per orang, untuk menangkap peningkatan konsumsi selama bulan puasa.

Program iftar tersebut menyasar tamu hotel sekaligus masyarakat lokal yang memilih berbuka di luar rumah. Hotel ini juga menawarkan promo Buy 9 Get 1 Free serta undian voucher menginap di President Suite sebagai insentif tambahan.

General Manager Hotel 88 Banjarmasin, Novita Lubis, mengatakan Ramadan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pergeseran pola belanja masyarakat.

“Aktivitas berbuka bersama di hotel semakin diminati karena praktis dan menawarkan variasi menu,” ujarnya.

Sebelum Ramadan, aktivitas hotel lebih bergantung pada tamu menginap dan kegiatan korporasi. Namun selama bulan puasa, pergerakan bergeser ke konsumsi lokal, terutama buka puasa bersama keluarga, komunitas, dan instansi. Pola ini berulang setiap tahun dan menjadi penopang arus kas jangka pendek hotel.

Novita Lubis, mengatakan kontribusi sektor food and beverage meningkat signifikan selama Ramadan.

“Permintaan berbuka bersama naik, sementara okupansi kamar relatif fluktuatif. Ini membuat layanan iftar menjadi sumber pendapatan penting,” ujarnya.

Setelah Ramadan, permintaan biasanya menurun seiring berakhirnya agenda buka bersama. Namun dampak ekonominya terasa berlapis, dari serapan tenaga kerja musiman hingga peningkatan belanja bahan pangan lokal.

Menu yang variatif dan harga terjangkau, kata Novita, menjadi strategi menjaga daya beli masyarakat.

“Ramadan bukan hanya momentum religius, tapi juga siklus ekonomi yang berulang dan menentukan bagi hotel di daerah,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!