Setengah Abad Lebih PAM Bandarmasih Menyulap Air Bersih

0
PDAM

Foto Ilustrasi - Harapan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR dan warga, distribusi air bersih terus terjaga hingga mengalir sampai jauh. (Foto - Olpah Sari).

Lebih dari setengah abad usia PAM Bandarmasih menandai perjalanan panjang layanan air bersih di Banjarmasin. Namun usia tak selalu identik dengan tuntasnya persoalan.

Di balik jaringan pipa yang membentang dari pusat kota hingga kawasan pinggiran, masih ada pekerjaan rumah yang terus mengemuka, pemerataan distribusi dan keandalan layanan.

Peringatan hari jadi ke-53 perusahaan daerah itu menjadi momentum refleksi. Bukan semata perayaan, melainkan penanda fase evaluasi atas kebutuhan dasar warga yang bergantung pada air bersih setiap hari.

Pemerintah kota menaruh harapan agar pengalaman panjang PAM Bandarmasih menjadi modal memperbaiki sistem, bukan sekadar catatan historis.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR menilai tantangan utama layanan air bersih masih terasa di wilayah ujung jaringan.

 

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR beserta Plt Dirut PAM Bandarmasih dan jajaran. (Foto – Humas PAM Bandarmasih).

Sejumlah laporan warga tentang aliran yang belum stabil, kebocoran pipa, hingga persoalan meter air menjadi sinyal bahwa pembenahan harus berangkat dari hulu sistem, bukan tambal sulam di hilir.

“Ini harus dijawab dengan perbaikan sistem dan pengawasan yang lebih kuat, agar pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya di sela-sela Family Gathering HUT PAM Bandarmasih, Minggu (15/02/2026).

Di sisi internal, manajemen menekankan pentingnya konsolidasi organisasi. Komisaris Utama Edy Wibowo menyebut peningkatan layanan publik tak mungkin dicapai tanpa kerja kolektif seluruh karyawan, dari petugas lapangan hingga pengambil kebijakan.

Bagi perusahaan layanan dasar, soliditas internal berbanding lurus dengan kualitas pelayanan ke pelanggan.

Tahun 2026 diproyeksikan sebagai titik tekan pembenahan. Pelaksana Harian Direktur Utama Zulbadi menyampaikan bahwa tujuh program strategis disiapkan untuk memperbaiki distribusi air secara lebih merata.

Wilayah Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat menjadi salah satu fokus awal, kawasan yang selama ini kerap disebut dalam laporan layanan.

Program tersebut mencakup penataan jaringan, pengurangan tingkat kebocoran, serta perbaikan mekanisme respons terhadap aduan pelanggan. Namun manajemen menyadari, peningkatan layanan air bersih tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan pemerintah daerah, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya perbaikan.

Di usia yang melampaui setengah abad, PAM Bandarmasih dihadapkan pada tuntutan yang kian konkret. Bukan hanya memastikan air mengalir, tetapi menjamin layanan yang adil, andal, dan merata.

Karena inilah salah satu ukuran keberhasilan perusahaan daerah ini diuji bukan pada usia, melainkan pada sejauh mana air bersih benar-benar sampai ke rumah warga. (Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!