Tak Raih Podium, Pelari STIE Pancasetia Justru Borong Doorprize Borneo Berlari
Kontingen Pelari STIE Pancasetia Banjarmasin berpartipasi dalam evet Borneo Berlari yang diselenggarakan Banjarmasin Post.
Kontingen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin mungkin tidak menempatkan wakilnya di podium juara, tetapi keberuntungan justru berpihak pada mereka. Meskipun finis di posisi tengah dalam ajang Borneo Berlari, tim yang dimanageri Intan dan Coach Hardika ini pulang dengan memborong sejumlah hadiah hiburan, termasuk sepatu olahraga bermerek dan hadiah menarik lainnya.
Para pelari dari STIE Pancasetia menunjukkan semangat sportivitas yang tinggi selama mengikuti event. Meskipun tidak berhasil menjadi yang tercepat, mereka tetap bersemangat dan gembira. Keberuntungan yang datang di sesi undian doorprize seolah menjadi apresiasi atas partisipasi dan semangat mereka dalam meramaikan acara.
Borneo Berlari, yang diselenggarakan oleh Banjarmasin Post, berhasil menarik ribuan peserta dan menjadi sarana promosi efektif bagi destinasi wisata di Kota Banjarmasin. Event ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang kebersamaan dan kegembiraan. Pengalaman yang dirasakan kontingen STIE Pancasetia menjadi bukti nyata bahwa dalam setiap partisipasi, selalu ada hal positif yang bisa didapatkan.
“Alhamdulillah, tadinya sempat mau pulang begitu sampai finish.Eh belum sempat siap-siap nomor dada saya tiba-tiba disebutkan MC sebagai salah satu pemenang door prize.Alhamdulillah hadiahnya sepatu olahraga bermerek dan bukan kaleng-kaleng,” ujar Lukman, salah satu pelari kampus STIE Pancasetia.


Keberhasilan Lukman juga menulari keberuntungan pelari lainnya. Saat bersamaan nomor dada Yogie ditetapkan sebagai pemenang hiburan dan door prize. Dia pun mendapat hadiah sepatu olahraga khusus untuk digunakan olahraga lari dan marathon.
“Tadi berharap dapat voucher uang untuk beli sepatu olahraga, namun ternyata doa ulun dikabulkan dapat hadiah langsung sepatu olahraga.Keren tidak disangka-sangka di injury time dapat hadiah khusus,” tutur Yogie yang merupakan pelari pertama dari kampus STIE Pancasetia masuk finish sebelum disusul rekan-rekannnya.
Sementara Hardika sendiri bersyukur kontingen pelari STIE Pancasetia bisa mendapatkan sejumlah hadiah dalam event yang diikuti pelari-pelari top Jakarta, Jawa Tengah, Kalsel dan Kalteng. Mereka tidak mentargetkan juara dalam event yang digadang-gadangkan ke depan sebagai salah satu Sport Tourism Kalsel.Karena ini juga ajang pemanasan untuk berbagai kejuaraan lari lainnya.
“Bagi kami event sangat bermanfaat untuk kebugaran tim pelari Kampus Gila Marketing.Minimal juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus mematangkan pengalaman dengan mengikuti lomba-lomba lari. Alhamdulillah beberapa staf di kampus ini ternyata penggemar olahraga lagi dan performance sangat bagus,”.
Dika sapaan akrab Dosen muda yang menyukai olahraga lari dan bersepeda ini, berharap event-event lari lebih banyak lagi diadakan di Kalsel. Karena selain bakal melahirkan pelari-pelari berbakat dan masa depan Banua, event lari juga secara tidak langsung akan mempromosikan daerah terutama untuk sektor pariwisata.
“Karenanya kami rasa Borneo Berlari bersama kawan-kawan di Banjarmasin Post sangat bagus dan kita apresiasi. Semoga ini menginspirasi lembaga atau komunitas lainnya untuk membikin event serupa dan bisa menjadi event sport tourism yang bisa membawa pariwisata Kalsel semakin dikenal,” pungkasnya. (Olpah Sari).
