Ribuan Pelari Padati Banjarmasin, Sukseskan Event Borneo Berlari

0
PELARI BORNEO UTAMA

Pelari Full Senyum Wahyu Aditya dan Erika Wijaya Ong serta Jurnalis Senior CNN Indonesia Muhammad Risanta dkk turut meramaikan event Borneo Berlari yang diselenggarakan Banjarmasin Post. (Foto Olpah Sari).

Lebih dari seribu peserta tumpah ruah di jalanan Kota Banjarmasin, Minggu (19/9), dalam ajang Borneo Berlari. Event yang digagas oleh harian Banjarmasin Post ini bukan sekadar kompetisi lari, melainkan menjadi sarana efektif untuk mempromosikan destinasi wisata andalan Kota Seribu Sungai.

Event ini mengambil rute yang melintasi berbagai ikon kota, mengajak para peserta untuk tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati keindahan kota. Mereka diajak menyusuri area Taman Siring Tendean, melewati Menara Pandang, hingga berfoto di depan Patung Ikan Kelabau dan Patung Bekantan yang menjadi maskot kota.

Kegiatan ini secara tidak langsung menempatkan para pelari sebagai “duta wisata” dadakan. Mereka mengabadikan momen dan membagikannya di media sosial, secara organik mengenalkan pesona Banjarmasin ke publik yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Event ini sangat humanis. Kami tidak hanya berlari, tapi juga disuguhi pemandangan kota yang indah. Karena selama ini kita berlalu begitu saja, namun lewat berlari ini oh ternyata Banjarmasin itu indah dan kota yang mempesona,” tutur Intan , salah seorang peserta yang datang bersama kawan-kawannya.

 

Intan dkk turut meramaikan Borneo Berlari yang digadang-gadangkan menjadi salah satu event Sport Tourism di Kalsel masa mendatang.

Perempuan cantik yang merupakan staf Kampus Gila Marketing, STIE Pancasetia Banjarmasin sangat terkesan dengan gelaran yang mampu mempersatukan pelari dari komunitas berbeda, namun sangat kompak. Karena selama berlari mereka saling mensupport dan menjaga satu dengan lainnya.

“Bayangkan saya agak berat berlari dan ketinggalan jauh tetapi pelari lainnya mensupport kami, bahkan menunggui kami sampai mengajak bareng masuk finish. Ini pengalaman sangat mengesankan bagi kami,” tambahnya lagi.

Ribuan peserta lari yang meramaikan event Borneo Berlari tidak hanya menunjukkan antusiasme tinggi, tetapi juga memberikan kesan yang sangat positif. Mereka mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan pengalaman yang humanis dan menyenangkan.

Banyak peserta yang datang dari luar kota merasa terkesan dengan rute lari yang melintasi ikon-ikon Kota Banjarmasin, seperti Taman Siring Tendean, Menara Pandang, Patung Ikan Kelabau, dan Patung Bekantan. Mereka menganggap rute ini sebagai cara unik untuk berolahraga sambil berwisata. Tanggapan positif ini juga terlihat dari banyaknya foto dan video yang diunggah para peserta di media sosial, secara tidak langsung mempromosikan Banjarmasin ke khalayak yang lebih luas.

Hardika, salah satu pelari muda asal  Banjarmasin  tiba di garis finish.

Kesan ini menunjukkan bahwa event-event olahraga seperti Borneo Berlari memiliki potensi besar untuk menjadi sarana promosi pariwisata yang efektif dan menginspirasi banyak orang untuk berkunjung ke Banjarmasin.

Sekedar diketahui Borneo Berlari 2025 yang digelar oleh Banjarmasin Post ini, diikuti sebanyak 1.100 peserta. Pada gelaran yang dipusatkan di depan kantor Gubernur Kalsel yang lama di kawasan Jalan Sudirman, Banjarmasin, menghadirkan sejumlah pelari top lainnya. Meskipun hanya berjarak 5 kilometer namun rutenya memberikan kesan mendalam bagi peserta dan supporternya.

Keberhasilan event Borneo Berlari ini menjadi cerminan bahwa kolaborasi antara media dan pemerintah daerah mampu menciptakan program inovatif yang bermanfaat ganda. Dari langkah-langkah para pelari, Banjarmasin membuktikan dirinya sebagai kota yang ramah olahraga, sekaligus ramah bagi wisatawan yang mencari pengalaman unik.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!