Kalsel dan Jawa Timur Tingkatkan Kerja Sama Dagang
Foto - MC Kalsel.
Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur memperkuat jejaring ekonomi melalui pelaksanaan Misi Dagang dan Investasi 2025 yang digelar di Banjarmasin, Rabu (19/09/2025). Kolaborasi ini berhasil mencatatkan nilai transaksi perdagangan lebih dari Rp18 triliun lebih di tahun 2023 lalu. Ini memastikan sebuah capaian yang menegaskan potensi besar kerja sama antardaerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Misi dagang ini mempertemukan ratusan pelaku usaha dari kedua provinsi, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, hingga industri olahan. Pertemuan business matching berjalan dinamis dengan ragam produk unggulan ditawarkan, baik komoditas bahan baku dari Kalsel maupun produk manufaktur dan olahan dari Jawa Timur.
Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Sekdaprov Kalsel HM Syarifudiin menyebutkan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pasar dan memperkuat rantai pasok antardaerah.
“Kolaborasi ini bukan hanya tentang transaksi jangka pendek, tetapi juga membuka ruang kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa misi dagang antardaerah menjadi instrumen penting memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
“Dengan mempertemukan langsung pelaku usaha, kita tidak hanya menumbuhkan transaksi perdagangan, tetapi juga membangun jejaring yang kokoh antarprovinsi,” ucapnya.
Selain transaksi perdagangan, kedua provinsi juga menjajaki peluang investasi bersama, khususnya pada sektor energi, logistik, dan industri pengolahan hasil alam. Kalsel yang kaya akan sumber daya alam dinilai cocok berkolaborasi dengan Jawa Timur yang memiliki basis industri, perkebunan dan distribusi kuat.
Capaian transaksi lebih dari Rp18 triliun menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antardaerah mampu memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. Ke depan, pemerintah daerah berharap jejaring ekonomi ini semakin diperluas, tidak hanya antara Kalsel dan Jawa Timur, tetapi juga melibatkan provinsi lain di Indonesia.(Olpah Sari).
