Membangun Peradaban Jurnalisme Indah
Kadarisman, Tokoh muda Banua asal Tabalong.
Catatan Kecil Empat Tahun Economic Travelling.Com
Kami mengenal media ini dari sering kumpul dan diskusi ringan, hingga menjadi bagian keluarga mereka. Meskipun kami memandang dalam perspekstif positif, memang unik dan ada atmosfir berbeda dari sebuah media massa berbasis online.
Di tengah lautan informasi yang bergerak dengan kecepatan cahaya, media sering kali terjebak dalam arus sensasi dan instan. Namun, di antara riuh rendah itu, sebuah media hadir dengan nafas yang berbeda, dengan misi yang lebih dalam, namanya Economic Travelling.Com.
Dan September 2025 ini Economic Travelling.com tidak hanya merayakan tahun demi tahun, melainkan merayakan sebuah peradaban—peradaban jurnalisme yang indah, yang dibangun dengan ketajaman pikiran dan kehangatan hati.
Media ini lahir dari visi dan sentuhan emas duet jurnalis ,Olpah Sari dan Muhammad Risanta. Keduanya bukan sekadar pemimpin media dan redaksi, melainkan salah satu arsitek peradaban untuk perubahan meskipun itu terlihat kecil.
Mereka memahami bahwa jurnalisme tidak hanya tentang berita, tetapi tentang narasi yang mengubah perspektif, tentang cerita yang menginspirasi. Di bawah tangan dingin mereka, media tumbuh menjadi media yang semula biasa-biasa saja dapat,menerangi sudut-sudut ekonomi, pariwisata, dan dunia usaha—baik lokal maupun nasional yang sering kali luput dari perhatian media besar.

Ada segmentasi khusus yang dipilih, sebuah keberanian untuk tidak tergerus oleh arus global. Kami pribadi mengapresiasi Economic Travelling.com membuktikan bahwa jurnalisme berkualitas tidak harus selalu tentang isu politik atau isu-isu besar. Ada keindahan dalam menceritakan geliat UMKM yang berjuang, ada optimisme dalam melaporkan destinasi wisata yang tersembunyi, dan ada inspirasi dalam mengulas perkembangan ekonomi yang inklusif.
“Pendekatan ini memberikan warna baru, mengisi kekosongan yang ada, dan menunjukkan bahwa keindahan jurnalisme terletak pada kedalaman dan fokusnya.”
Yang membuat media ini semakin istimewa adalah para penulisnya. Karena di media ini menjadi wadah bagi talenta-talenta luar biasa yang menghasilkan karya-karya berkualitas tinggi. Nama-nama seperti Risanta, Olpah Sari, hingga Muhammad Irfani bukan hanya dikenal, tetapi juga diakui dengan berbagai penghargaan sebagai penulis terbaik. Ini bukan kebetulan.
Ini adalah buah dari etos kerja yang kuat, dari komitmen terhadap kualitas, dan dari kesadaran bahwa setiap tulisan adalah cerminan dari hati dan pikiran. Mereka menolak jebakan media daring yang instan dan memilih jalan yang lebih sulit jalan untuk meresapi, meriset, dan menulis dengan jiwa.

Di era di mana revolusi digital menuntut adaptasi tanpa henti, media yang lahir ditangan jurnalis bertangan dingin tidak hanya beradaptasi, tetapi memberi spirit untuk terdepan tanpa harus mematikan pesaing dan kualitas. Mereka membuktikan bahwa adaptasi bukan berarti mengorbankan kualitas. Sebaliknya, mereka menggunakan teknologi sebagai alat untuk memperkuat narasi mereka, untuk menjangkau audiens yang lebih luas, dan untuk menghadirkan jurnalisme yang transparan dan akuntabel.
Pada akhirnya, empat tahun adalah sebuah perjalanan yang singkat, namun dampaknya begitu besar. Economic Travelling.Com telah menunjukkan bahwa jurnalisme yang indah adalah mungkin. Ia adalah perpaduan antara kecerdasan dan hati, antara visi dan konsistensi, antara data dan cerita. Media ini tidak hanya membangun sebuah bisnis, tetapi membangun sebuah peradaban—peradaban di mana setiap kata memiliki makna, setiap berita memiliki jiwa, dan setiap tulisan adalah sebuah kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penulis Kadarisman
Tokoh Muda Tabalong

