Sebulan Terbang, Rute Banjarmasin Kuala Lumpur Langsung Moncer

0
PARIN BANDARA

Dr Husni Naparin sekeluarga disambut kolega dan keluarga di bandara internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, usai terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia.(Foto-Nazwa).

Rute internasional perdana Bandara Internasional Syamsudin Noor langsung menunjukkan performa gemilang. Dalam sebulan operasional, penerbangan Banjarmasin Kuala Lumpur yang dilayani Air Asia mencatat animo penumpang yang tinggi dan menjadi sinyal kuat bahwa pasar rute luar negeri dari Kalimantan Selatan memiliki potensi besar.

Sejak mulai terbang pada 20 Oktober 2025 hingga  20 November 2025 total 4.800 penumpang telah terlayani. 2.643 penumpang tercatat berangkat dari Banjarmasin, sementara 2.157 penumpang tiba di Banua. Angka ini mengisi rata rata 79 persen kapasitas penerbangan yang beroperasi empat kali sepekan.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana menyebut hasil ini sebagai capaian luar biasa untuk rute yang baru dibuka.

“Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan konektivitas internasional dari Kalsel sudah lama dinantikan. Ia berharap tren positif ini terus berlanjut seiring momentum liburan akhir tahun,” ujar kepada awak media, Jumat (21/11/2025).

Kinerja kargo turut menyumbang catatan positif. Sebanyak 29.169 kilogram kargo berhasil terangkut selama periode tersebut. Hal ini menegaskan bahwa rute ini tidak hanya diminati sektor wisata dan perjalanan pribadi, tetapi juga menjadi jalur distribusi yang potensial bagi pelaku usaha.

Penerbangan Banjarmasin Kuala Lumpur dengan Air Asia beroperasi setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu, lepas landas pukul 10.15  waktu Indonesia Tengah. Jadwal ini dinilai strategis karena membuka peluang koneksi ke berbagai negara melalui hub Kuala Lumpur.

 

Ketua Kadin Kota Banjarmasin Akbar Utomo dan rombongan menyambut kedatangan Dr Husni Naparin yang baru saja wisuda Doktor di Kuala Lumpur Malaysia,beberapa saat lalu.(Foto – Nazwa).

Millyas menegaskan bahwa Manajemen InJourney Airports terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan memastikan pengalaman terbang yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa.

“Kami optimistis rute internasional pertama ini akan menjadi pintu pembuka bagi ekspansi konektivitas global dari Bandara Syamsudin Noor,” pungkasnya.

Sementara itu penggiat pariwisata dan Dosen UIN Antasari, DR Husni Naparin, mengapresiasi capaian yang diraih InJourney Airport. Tren positif ini bukan sekadar angka, tetapi indikator kuat bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat Kalimantan Selatan ke Malaysia maupun sebaliknya jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

DR Husni Naparin menilai capaian tersebut mencerminkan tingginya minat perjalanan lintas negara, baik untuk wisata, bisnis, tenaga kerja migran, hingga kebutuhan kesehatan.

“Kuala Lumpur selama ini menjadi hub strategis yang menawarkan konektivitas global dengan harga kompetitif. Kehadiran rute langsung dari Banjarmasin membuat perjalanan jauh lebih efisien, sehingga cepat mendapatkan respons pasar,” terang pria yang baru saja wisuda S3 di Kuala Lumpur Malaysia.

Tingkat keterisian yang stabil di bulan pertama menunjukkan bahwa rute ini bukan hanya euforia sesaat, tetapi memiliki pasar yang solid. Ditambah pergerakan kargo yang ikut tumbuh, rute ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru bagi Banua melalui arus barang, peluang usaha, dan peningkatan kunjungan wisata.

“Dalam kacamata kebijakan transportasi udara, performa awal ini menjadi dasar penting untuk pengembangan rute internasional lainnya. Jika tren bertahan, Banjarmasin berpeluang membuka koneksi baru ke destinasi regional lain dan memperkuat posisinya sebagai pintu gerbang Kalimantan bagian selatan,” tutup Husni Naparin. (Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!