Aksel University, Candradimuka SDM Perbankan Banua

0
BANK KALSEL CANDRADIMUKA SDM

Penguatan industri perbankan tidak cukup mengandalkan teknologi, produk, dan layanan yang semakin modern. Kualitas sumber daya manusia (SDM) tetap menjadi penentu.

Dari ruang kelas, para pegawai perbankan ditempa untuk memahami pekerjaan, mengasah kompetensi, dan menghadapi perubahan industri keuangan yang bergerak semakin dinamis.

Semangat itulah yang dibawa Bank Kalsel melalui Aksel University, pusat pendidikan dan pelatihan yang berlokasi di Jalan S. Parman, Banjarmasin.

Fasilitas ini disiapkan sebagai ruang pembelajaran terpadu untuk meningkatkan kapasitas pegawai sekaligus memperkuat daya saing SDM perbankan di Kalimantan Selatan.

Aksel University dirancang dengan konsep modern dan kolaboratif. Sejumlah ruang kelas disiapkan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pelatihan, dengan instruktur berpengalaman yang akan membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan sesuai kebutuhan industri perbankan.

Pendekatan pembelajarannya diarahkan agar peserta tidak sekadar memahami teori, tetapi juga semakin mengenali praktik operasional yang dijalankan dalam pekerjaan sehari-hari.

Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Firmansyah,kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran di Aksel University akan dibagi ke dalam beberapa kelas sesuai materi dan kebutuhan pelatihan.

“Pendidikan dan pelatihan di Aksel University ini terbagi dalam beberapa kelas. Nantinya, kelas-kelas akan diisi instruktur yang memberikan pemahaman dan edukasi terkait kegiatan operasional perbankan,” ujar Firmansyah.

Bagi Bank Kalsel, keberadaan pusat pelatihan ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM.

Perkembangan teknologi, perubahan perilaku nasabah, tuntutan tata kelola, hingga penguatan manajemen risiko membuat pegawai perbankan perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

Pembelajaran yang terarah diharapkan membantu pegawai bekerja lebih profesional, memahami tanggung jawabnya secara lebih mendalam, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, peningkatan kualitas SDM tidak berhenti pada kegiatan pelatihan sesaat, melainkan menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.

Membuka ruang kolaborasi

Rencana Bank Kalsel tidak berhenti pada pengembangan pegawai di lingkungan internal. Dalam waktu dekat, Aksel University direncanakan untuk diresmikan agar pemanfaatannya dapat diperluas bagi institusi lain yang membutuhkan penguatan kapasitas SDM perbankan.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan perusahaan daerah di Kalimantan Selatan menjadi bagian dari potensi mitra kolaborasi. Melalui fasilitas tersebut, Bank Kalsel ingin membuka akses pembelajaran yang lebih luas sehingga pengembangan kompetensi tidak berjalan sendiri-sendiri di setiap lembaga.

Firmansyah mencontohkan, BPR dapat memanfaatkan Aksel University untuk memperdalam pemahaman mengenai kegiatan operasional perbankan. Kolaborasi semacam ini diharapkan menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kapasitas lembaga keuangan daerah.

“Sebagai contoh, kami bekerja sama dengan BPR. Mereka juga bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan pemahaman terkait kegiatan operasional perbankan,” terang Firmansyah.

Rencana tersebut membuka peluang bagi Aksel University untuk berkembang melampaui fungsi pusat pelatihan internal. Fasilitas ini berpotensi menjadi titik temu bagi pegawai, instruktur, dan lembaga keuangan daerah untuk bertukar pengalaman serta memperkuat standar kompetensi kerja.

Investasi untuk masa depan perbankan Banua

Selain mengusung konsep modern dan kolaboratif, Aksel University dirancang dengan pendekatan green building atau bangunan ramah lingkungan.

Konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan pembelajaran yang mendukung kenyamanan dan efisiensi dalam pemanfaatan fasilitas.

Kehadiran Aksel University memperlihatkan bahwa penguatan industri perbankan daerah membutuhkan investasi yang tidak semata-mata berorientasi pada infrastruktur dan layanan, tetapi juga pada manusia yang menjalankan seluruh prosesnya.

Gedung dan ruang kelas menyediakan tempat belajar; kualitas instruktur, materi, serta penerapan hasil pelatihan akan menentukan seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan.

Setelah diresmikan, Aksel University ditargetkan menjadi ruang kolaborasi pengembangan SDM unggul di Kalimantan Selatan.

Jika dimanfaatkan secara konsisten, fasilitas ini dapat membantu memperkuat kompetensi pegawai Bank Kalsel sekaligus membuka kesempatan belajar bagi BPR dan perusahaan daerah.

Bagi industri perbankan Banua, investasi tersebut menjadi langkah untuk menyiapkan tenaga profesional yang lebih kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan.

Sebab, di tengah persaingan layanan keuangan yang semakin ketat, kualitas sebuah bank juga ditentukan oleh kemampuan orang-orang di dalamnya untuk terus belajar dan berkembang.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!