Basarnas Datangkan KN SAR Purworejo ke Banjarmasin

0
KN SAR PURWOREJO

KN SAR Purworejo saat mendarat di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, (Foto - Olpah Sari).

Pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-15.

Di tengah operasi yang masih berlangsung, Basarnas menambah kekuatan armada dengan mendatangkan KN SAR Purworejo 101 ke Banjarmasin untuk memperkuat pencarian sekaligus mendukung proses evakuasi korban.

Kehadiran kapal ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Basarnas menjaga kesinambungan operasi di lapangan.

KN SAR Purworejo 101 menggantikan peran KN SAR Pacitan yang sementara ditarik ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kapal tersebut diarahkan menjadi salah satu sentral pendukung proses evakuasi dan pengiriman jenazah, bersama KN SAR Kamajaya, dalam operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8.

Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, mengatakan pergantian armada dilakukan untuk mengoptimalkan dukungan operasional selama pencarian masih berlangsung.

“Kebetulan malam hari ini, kapal yang selama ini kita gunakan di tengah dalam proses evakuasi korban yakni KN SAR Pacitan, akan kami tarik ke Pelabuhan Trisakti.Selanjutnya akan kami gantikan dengan KN SAR Purworejo yang baru saja dari datang dari Tanjung Pinang,” terang Bramantyo.

 

Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko berdiskusi ringan awak media di Banjarmasin. (Foto – Olpah Sari).

KN SAR Purworejo 101 sebelumnya beroperasi di wilayah Kepulauan Riau dan Batam. Kapal dengan kecepatan hingga 29 knot tersebut memiliki kemampuan mobilitas yang dibutuhkan untuk mendukung operasi SAR di wilayah perairan.

Tidak hanya mengandalkan kemampuan jelajah, kapal ini juga membawa perangkat yang berkaitan langsung dengan operasi penyelaman.

KN SAR Purworejo dilengkapi decompression chamber, atau ruang hiperbarik, yang digunakan untuk mendukung keselamatan penyelam setelah menjalankan operasi bawah air.

Sebanyak 33 personel diberangkatkan dalam misi tersebut. Mereka terdiri dari 20 kru KN SAR Purworejo 101, sembilan penyelam, dua teknisi chamber, satu personel sarana dan prasarana, serta satu personel humas.

Kehadiran tim penyelam menjadi penting mengingat pencarian korban juga masih dilakukan melalui penyisiran bawah air di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Untuk memperkuat operasi di Banjarmasin, KN SAR Purworejo 101 harus menempuh perjalanan panjang dari Batam.

Kapal bertolak dari Dermaga Basarnas Sekupang, Batam, pada Rabu (23/9/2026) pukul 20.40 WIB menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Jarak yang ditempuh mencapai sekitar 778,3 nautical miles (NM) dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 64 jam 58 menit.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa penambahan armada bukan sekadar pergantian kapal operasional.

Basarnas harus mendatangkan kekuatan dari wilayah lain untuk menjaga kemampuan pencarian tetap berjalan ketika operasi memasuki fase yang semakin panjang.

Bagi operasi SAR, keberadaan kapal dengan kemampuan jelajah, fasilitas penyelaman, tenaga medis dan dukungan teknis menjadi bagian penting dalam menjaga ritme pencarian.

Terlebih, operasi KM Virgo Transport 8 tidak hanya berhadapan dengan kondisi di lokasi utama kecelakaan. T

emuan korban maupun benda yang diduga berkaitan dengan kecelakaan juga telah muncul di sejumlah wilayah perairan dan pesisir.

Karena itu, penguatan armada memungkinkan unsur SAR memiliki ruang gerak yang lebih besar untuk merespons setiap perkembangan di lapangan.

Basarnas memastikan seluruh unsur SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.

Kapal, personel penyelam dan peralatan pendukung akan terus dikerahkan sesuai kebutuhan operasi.

Bagi keluarga korban, bertambahnya armada berarti satu hal yang jauh lebih penting daripada sekadar angka dan spesifikasi kapal pencarian masih terus dilakukan.

Operasi belum berhenti. Setiap temuan tetap menjadi bagian dari upaya untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang hingga kini masih menunggu kabar tentang anggota keluarganya.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!