Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Empat Warga Jatim
Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol dr Sumy Hastry Purwanti, memberikan keterangan resmi kepada awak media, Jumat malam (25/09/2026).
Penantian panjang keluarga korban terbalik dan tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 mendapat kabar nasib keluarganya kini mulai terkuak. Sejumlah korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia berhasil diungkapkan identitasnya.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Dari lima korban yang berhasil diidentifikasi, empat di antaranya merupakan warga Jawa Timur. Sementara satu korban lainnya tercatat sebagai warga Kebumen, Jawa Tengah.
Kelima korban yang berhasil diidentifikasi yakni Mahmud Suhadi (43), warga Jember, Jawa Timur; Taruno Hidayat (47), warga Madiun, Jawa Timur; Ibnu Darmawan (24), warga Kediri, Jawa Timur; Purkam (64), warga Tulungagung, Jawa Timur; serta Dwi Priyambodo (36), warga Kebumen, Jawa Tengah.
Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol dr Sumy Hastry Purwanti,dalam konfrensi pers , mengatakan proses identifikasi terhadap korban lainnya masih terus dilakukan oleh Tim DVI.
Tim DVI masih melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang telah dievakuasi Tim SAR Gabungan untuk memastikan identitas masing-masing korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Karena itu kami tetap berharap pihak keluarga untuk memberikan data-data atau informasi tambahan dalam rangka memudahkan tim DVI mengidentifikasi jenazah-jenazah yang tengah ditangani saat ini. Apakah itu dari gigi, bekas luka, bekas jahitan atau tanda lahir maupun tahi lalat, yang bisa mengungkap dan mencocokkan identitas korban nantinya,” katanya.
Pada operasi pencarian hari ke-13, Jumat (25/9/2026), Tim SAR Gabungan kembali menemukan sejumlah korban di beberapa lokasi.
Lima jenazah ditemukan oleh tim penyelam gabungan Basarnas Special Group (BSG) dan TNI AL dari badan KM Virgo Transport 8 yang berada di dasar perairan Laut Jawa.
Sementara enam jenazah lainnya ditemukan Tim SAR Palangkaraya di dua lokasi, yakni Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, serta wilayah Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Jenazah yang ditemukan dari badan kapal kemudian dievakuasi menuju kapal SAR dan unsur TNI AL untuk selanjutnya dibawa ke daratan. Sebagian korban kemudian diterbangkan menuju Lanud Syamsudin Noor untuk menjalani proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kalsel.
Hingga Jumat (25/9), sebanyak 160 orang dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 52 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 83 orang lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan,” terang Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banjarmasin, Bram Madya Temara.
Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan. Tim SAR Gabungan juga melanjutkan penyisiran di sejumlah lokasi yang dinilai masih berpotensi menjadi tempat ditemukannya korban.
Status Operasi SAR KM Virgo Transport 8:
Manifes: 243 orang
Ditemukan: 160 orang
Selamat: 108 orang
Meninggal dunia: 52 orang
Masih dalam pencarian: 83 orang
Tim DVI Polda Kalimantan Selatan hingga kini masih bekerja untuk mengidentifikasi jenazah korban yang telah ditemukan. Proses identifikasi menjadi bagian penting sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing.(Olpah Sari).
