Aisyadzana Ukir Prestasi Musik di Hong Kong
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan talenta muda Indonesia di panggung musik internasional.
Aisyadzana Mutiara Aditta Nasution berhasil meraih penghargaan Outstanding Silver Award dalam ajang The 13th Hong Kong International Music Festival (HK IMF) 2026.
Penghargaan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan Aisyadzana mengembangkan kemampuan musiknya.
Remaja asal Kuala Kapuas, Kalteng, tampil dalam kompetisi internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai negara, sekaligus mendapatkan pengalaman berharga untuk menguji kemampuan di panggung yang lebih luas.
Prestasi Aisyadzana diumumkan melalui ucapan apresiasi dari Yayasan Musik Jakarta (YMJ). Dalam poster penghargaan yang beredar, Aisyadzana tampak membawa medali dan sertifikat sebagai bukti pencapaiannya dalam ajang tersebut.
Bagi Aisyadzana, penghargaan itu bukan sekadar pencapaian berupa medali atau sertifikat. Kesempatan tampil di kompetisi internasional menjadi pengalaman tersendiri karena ia dapat membawa hasil latihan dan kerja keras selama ini ke panggung yang mempertemukan peserta dari berbagai negara.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan Outstanding Silver Award di HK IMF 2026. Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar medali atau sertifikat, tetapi menjadi pengalaman yang sangat berharga karena saya mendapat kesempatan membawa hasil latihan dan kerja keras ke panggung internasional,” ujar Aisyadzana kepada Economic Travelling.com, Sabtu (12/09/2026).
Menurutnya, mengikuti kompetisi tersebut memberikan pengalaman baru, terutama dalam mempersiapkan diri, membangun kepercayaan diri dan berani bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
“Saya menyadari masih banyak yang harus saya pelajari dan perbaiki. Karena itu, penghargaan ini justru menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” katanya.
Aisyadzana menyadari bahwa perjalanan untuk mengembangkan kemampuan di bidang musik masih panjang. Kompetisi internasional yang diikutinya menjadi ruang pembelajaran untuk memahami bagaimana seorang peserta harus mempersiapkan diri, mengendalikan rasa gugup dan memberikan penampilan terbaik ketika berada di atas panggung.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, guru, pelatih, Yayasan Musik Jakarta serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan dan doa.
“Saya berterima kasih kepada orang tua, keluarga, guru, pelatih, Yayasan Musik Jakarta dan semua pihak yang terus memberikan dukungan dan doa. Dukungan mereka sangat berarti bagi saya dalam menjalani proses ini,” tuturnya.
The 13th Hong Kong International Music Festival 2026 menjadi salah satu pengalaman internasional yang mempertemukan talenta-talenta musik dari berbagai latar belakang dan negara.
Bagi peserta muda seperti Aisyadzana, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang untuk belajar, membangun keberanian dan memperluas pengalaman bermusik.
Agenda Kompetisi HK IMF 2026 ke China (Guangdong) sebagai bagian dari rangkaian perjalanan peserta dalam ajang tersebut.
Capaian Aisyadzana menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang dan bersaing di panggung internasional.
Prestasi tersebut lahir dari proses latihan, keberanian tampil serta dukungan keluarga dan lingkungan yang terus memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensinya.
Bagi Aisyadzana, penghargaan di Hong Kong bukan alasan untuk berhenti. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi pijakan untuk terus belajar dan mengejar prestasi berikutnya.
“Saya berharap prestasi ini menjadi langkah untuk meraih prestasi berikutnya. Saya ingin terus belajar dan mudah-mudahan bisa kembali tampil di kompetisi internasional serta membawa nama Indonesia melalui musik,” remaja yang merupakan siswa sekolah musik Purwacaraka Banjarmasin.
Prestasi Outstanding Silver Award HK IMF 2026 pun menjadi bagian dari perjalanan Aisyadzana dalam menumbuhkan kecintaan terhadap musik sekaligus membangun pengalaman tampil di tingkat internasional.(M.Irfani).
