Dana Zakat Bank Kalsel Tembus Rp3,89 Miliar

0
MAHASISWA UPZ BANK KALSEL

Foto Ilustrasi - Mengambarkan kinerja dan peran UPZ Bank Kalsel hingga berhasil mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat kepada yang berhak (Foto - M.Irfani - Model : Hanifi - Yoga).

Di balik angka miliaran rupiah yang tercatat dalam laporan penyaluran zakat, terdapat cerita tentang masyarakat yang mendapatkan dukungan untuk bertahan, bangkit, dan memperbaiki kualitas kehidupannya.

Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel mencatat penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp3,897 miliar kepada 20.082 penerima manfaat di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa fungsi lembaga keuangan daerah tidak berhenti pada aktivitas intermediasi ekonomi, tetapi juga memiliki peran sosial melalui pengelolaan dana keagamaan yang diarahkan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dana yang dihimpun melalui UPZ Bank Kalsel disalurkan melalui lima bidang utama, yakni kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, serta dakwah dan advokasi.

Setiap sektor memiliki peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari membantu kelompok rentan, mendukung akses pendidikan, memperkuat ekonomi keluarga, hingga memberikan layanan sosial dan kesehatan.

Bidang kemanusiaan menjadi salah satu program dengan nilai penyaluran terbesar. UPZ Bank Kalsel menyalurkan dana sekitar Rp2,601 miliar kepada 7.005 penerima manfaat.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Di sektor pendidikan, UPZ Bank Kalsel menyalurkan Rp457,66 juta kepada 834 penerima manfaat. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Sementara pada bidang ekonomi, dana sebesar Rp191,94 juta disalurkan kepada 48 penerima manfaat. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian masyarakat melalui penguatan ekonomi produktif, sehingga penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan sesaat, tetapi memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Selain itu, sektor kesehatan memperoleh penyaluran sebesar Rp222,80 juta untuk 11.659 penerima manfaat, sedangkan bidang dakwah dan advokasi mendapatkan dukungan sebesar Rp423,27 juta dengan berbagai program sosial keagamaan.

Pengelola UPZ Bank Kalsel menyampaikan bahwa angka dalam laporan penyaluran tersebut bukan sekadar catatan keuangan, tetapi menggambarkan kebermanfaatan dana yang dipercayakan oleh para muzaki, khususnya karyawan dan karyawati Bank Kalsel, serta masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga tersebut.

Dalam perspektif ekonomi pembangunan, keberadaan lembaga pengelola zakat memiliki posisi penting dalam memperkuat ekonomi sosial.

Dana filantropi yang dikelola secara profesional dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu mengurangi kesenjangan, memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan kelompok yang membutuhkan.

Peran tersebut semakin penting di tengah dinamika ekonomi yang menuntut kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat memiliki ruang masing-masing untuk berkontribusi dalam membangun ketahanan sosial.

Bagi Bank Kalsel, keberadaan UPZ menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai manfaat yang lebih luas bagi Banua.

Tidak hanya melalui layanan perbankan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dengan penyaluran hampir Rp3,9 miliar dalam enam bulan pertama 2026, UPZ Bank Kalsel memperlihatkan bagaimana dana zakat dapat bergerak menjadi kekuatan sosial yang nyata.

Di balik setiap rupiah yang disalurkan, terdapat harapan masyarakat yang ingin tumbuh, kesempatan yang ingin diraih, dan kehidupan yang perlahan kembali memiliki ruang untuk berkembang.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!