Bank Kalsel Dukung Pelestarian Sungai
Foto Ilustrasi - Aktivitas Pasar Terapung dan menjaga pelestarian sungai. (Foto - M.Irfani - Model : Ariyanti & Acha ).
Sungai bukan hanya bentang alam yang membelah wilayah Kalimantan Selatan, tetapi juga menjadi ruang kehidupan yang membentuk sejarah, budaya, dan denyut perekonomian masyarakat Banua.
Bertepatan dengan peringatan Hari Sungai Nasional 2026 kemarin, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Perseroda) atau Bank Kalsel mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap pelestarian sungai sebagai warisan yang harus dijaga bersama.
Melalui kampanye bertema Hari Sungai Nasional yang ditampilkan di media sosial resmi perusahaan, Bank Kalsel menyampaikan pesan bahwa sungai telah menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.
Ajakan tersebut dituangkan melalui pesan, “Dari sungai, Banua tumbuh dan berkembang. Mari bersama menjaga kelestariannya sebagai warisan untuk masa depan.”
Pesan tersebut mencerminkan komitmen Bank Kalsel dalam mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Bagi Kalimantan Selatan, sungai memiliki fungsi strategis sebagai jalur transportasi, sumber mata pencaharian masyarakat, kawasan wisata, hingga penyangga ekosistem yang menopang kehidupan.
Kota Banjarmasin yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai menjadikan sungai sebagai identitas daerah sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Pasar terapung, transportasi sungai, perikanan, hingga sektor pariwisata tumbuh dan berkembang berkat keberadaan sungai yang tetap berfungsi dengan baik.
Namun, berbagai tantangan lingkungan masih menjadi pekerjaan bersama. Pencemaran limbah domestik, penumpukan sampah, serta pendangkalan alur sungai menjadi persoalan yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lingkungan.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel memandang pelestarian sungai sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan ekonomi daerah.
Sungai yang bersih dan sehat akan memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari mendukung aktivitas perdagangan masyarakat, memperkuat sektor pariwisata, menjaga ketersediaan sumber daya air, hingga mengurangi risiko bencana banjir.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan semakin berkembangnya prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam industri jasa keuangan.
Perbankan tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendorong pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Melalui momentum Hari Sungai Nasional, Bank Kalsel berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai terus meningkat.
Langkah sederhana seperti tidak membuang sampah ke sungai, menjaga kualitas air, serta mendukung berbagai program pelestarian lingkungan diyakini akan memberikan dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat Banua.
Bagi Kalimantan Selatan, menjaga sungai bukan sekadar merawat lingkungan. Upaya tersebut juga berarti menjaga identitas daerah, memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, sekaligus mewariskan kekayaan alam yang menjadi kebanggaan Banua kepada generasi mendatang.(M.Irfani).
