Capaian Naik Fiskal Diuji, Dewan Kota Kulik LKPJ 2025
Wali Kota Banjarmasin saat menyampai LPJ Kota Banjarmasin. (Foto - Media Center Banjarmasin).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025, Rabu (25/3/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua Harry Wijaya dan Muhammad Isnaini. Hadir pula Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dalam pemaparannya, Wali Kota Muhammad Yamin HR menyampaikan sejumlah indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,63 persen menjadi 5,66 persen. Angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 4,58 persen menjadi 4,52 persen.
Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita tercatat naik 8 persen, dari Rp68,28 juta menjadi Rp73,74 juta. Ketimpangan pendapatan turut membaik, terlihat dari penurunan rasio gini dari 0,35 menjadi 0,31. Tingkat pengangguran terbuka pun menurun dari 6,56 persen menjadi 6,49 persen.
“Capaian ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah kota, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Yamin.
Namun di balik capaian tersebut, aspek fiskal menjadi sorotan utama. Pendapatan daerah tercatat menurun sebesar 0,64 persen, sementara pembiayaan daerah justru melonjak hingga 29,66 persen.
“Ini menjadi perhatian bersama agar ke depan pengelolaan fiskal lebih optimal dan berimbang,” tambahnya.
Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri menegaskan, LKPJ bukan sekadar laporan formal, melainkan bahan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Kami akan mencermati seluruh isi LKPJ ini secara komprehensif. Tujuannya agar program pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi arah pembangunan, khususnya dalam penguatan infrastruktur, pengembangan pariwisata, serta optimalisasi potensi sungai sebagai identitas Kota Banjarmasin.
Senada, Wakil Ketua DPRD Harry Wijaya menekankan perlunya penguatan komunikasi antara legislatif dan eksekutif.
“Koordinasi yang baik akan memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.
Rapat paripurna ditutup dengan suasana hangat melalui agenda Halal Bihalal antara jajaran DPRD dan Pemerintah Kota Banjarmasin, memanfaatkan momentum Lebaran untuk memperkuat sinergi ke depan.(Ridzky Husna).
