Tak Sekadar Tukar Uang, BI Gaungkan Belanja Bijak dan Cinta Rupiah di Bulan Ramadhan

0
SERAMBI 2026

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, A. Donanto H. W.(tengah) bersama pejabat terkait lainnya saat membuka secara resmi Kick Off Kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. (Foto - Humas Bank Indonesia).

Momentum Ramadhan dan Idul Fitri tak hanya dimaknai sebagai periode meningkatnya kebutuhan uang tunai.

Melalui Kick Off Kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026, Bank Indonesia menegaskan komitmen yang lebih luas, menghadirkan layanan penukaran uang yang tertib sekaligus menanamkan budaya belanja bijak dan kecintaan terhadap Rupiah di tengah masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, A. Donanto H. W., menyampaikan SERAMBI merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai, terutama pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang secara historis diiringi lonjakan permintaan uang tunai.

Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp185,6 triliun. Khusus Kalimantan Selatan, kebutuhan uang kartal selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 diperkirakan mencapai Rp3,06 triliun, meningkat 36,1 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp2,24 triliun.

Peningkatan tersebut mencerminkan proyeksi aktivitas ekonomi dan kebutuhan transaksi masyarakat yang lebih tinggi.

Namun, SERAMBI 2026 tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan kas. Bank Indonesia juga mengedepankan aspek edukasi publik agar masyarakat menggunakan Rupiah secara bertanggung jawab.

“Melalui berbagai kanal layanan, BI mengajak masyarakat berbelanja secara bijak, menghindari perilaku konsumtif berlebihan, serta memastikan keaslian uang Rupiah dengan metode 3D—Dilihat, Diraba, dan Diterawang,” jelasnya.

Untuk menjamin pemerataan layanan penukaran, setiap paket penukaran ditetapkan sebesar Rp5.300.000. Skema ini dirancang agar akses masyarakat terhadap uang pecahan tetap adil dan merata.

Di Kalimantan Selatan, layanan SERAMBI diperkuat melalui kolaborasi dengan 21 bank pada 120 titik layanan di 13 kabupaten/kota, meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bank Indonesia juga menggandeng lima mitra layanan tambahan pada 25 titik guna memperluas jangkauan pelayanan.

Ragam program khas turut digelar, mulai dari layanan kas keliling perbankan, penukaran di pasar-pasar Ramadhan, layanan kas keliling susur sungai, hingga kas keliling di bandara dan pelabuhan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Seluruh rangkaian ini dirancang agar Rupiah hadir lebih dekat dengan masyarakat, sesuai karakter dan kebutuhan wilayah.

Sejalan dengan meningkatnya transaksi, Bank Indonesia juga mendorong pemanfaatan pembayaran non-tunai secara bijak dan aman. Pembayaran zakat, infak, sedekah, serta Tunjangan Hari Raya (THR) didorong memanfaatkan kanal digital yang telah tersedia luas.

Optimalisasi sistem pembayaran digital diharapkan memperlancar transaksi, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Dengan mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” dan tagline “Rupiah Bamakna, Banua Bamartabat di Bulan Babarkat,” SERAMBI 2026 menjadi penegasan bahwa kehadiran Bank Indonesia di tengah masyarakat bukan semata soal uang tunai, tetapi juga tentang nilai, edukasi, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga martabat Rupiah.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!