Sebulan Kebanjiran, Warga Astambul Seberang Menunggu Gubernur Datang
M.Yusri (Bertopi) dan salah satu warga Astambul Seberang, Kabupaten Banjar, di depan rumahnya yang selama sebulan penuh tergenang banjir. (Foto - M.Irfani).
Warga Desa Astambul Seberang, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, berharap Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin dan Wakil Gubernur H Hasnuriyadi Sulaiman dapat mengunjungi langsung kampung mereka yang telah terendam banjir selama lebih dari satu bulan.
Harapan itu disampaikan M Yusri, salah satu warga Astambul Seberang. Melalui media, Yusri meminta perhatian pemerintah provinsi terhadap kondisi kampung mereka yang sejak Desember 2025 lalu digenangi air dengan ketinggian mencapai paha orang dewasa.
“Sejak bulan Desember 2025, kampung kami terus dilanda kebanjiran. Air kada jua surut-surut, rumah tergenang, jalan kada kawa dilewati, aktivitas warga jadi sangat terganggu. Banyak warga kesulitan berusaha, anak-anak susah sekolah, dan kami hidup dalam keterbatasan,” ujar Yusri.
Ia mengungkapkan, kondisi banjir semakin menyulitkan warga saat momen 5 Rajab, ketika Astambul menjadi salah satu jalur dan lokasi aktivitas masyarakat yang menyiapkan rest area bagi jemaah haul Guru Sekumpul. Tingginya genangan air membuat warga kewalahan sehingga aktivitas menghadiri haul maupun menyiapkan bantuan bagi jemaah tidak berjalan optimal.
“Waktu 5 Rajab kemarin kami benar-benar kewalahan. Air tinggi, aktivitas terganggu, padahal banyak warga yang biasanya terlibat membantu jemaah Sekumpul,” katanya.
Yusri berharap pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga turun langsung melihat kondisi perkampungan yang selama ini dinilainya kerap luput dari perhatian.
“Kami dikunjungi gin Pahaji Muhidin, apalagi Pahaji Hasnur, senang bukan kepalang. Mudah-mudahan pian badua bisa melihat langsung kondisi kami di sini,” harapnya.(M.Irfani).
