YJI Resmi Lantik Pengurus Kalimantan Selatan 2025–2030
Sekretaris Jenderal YJI, Rezka Oktoberia, memasangkan Pin YJI kepada Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Kalimantan Selatan, Ellyana Trisya Hasnuryadi.(Foto-MC Kalsel).
Guna Perkuat Pencegahan Penyakit Jantung
Yayasan Jantung Indonesia (YJI) resmi melantik Pengurus YJI Provinsi Kalimantan Selatan periode 2025–2030 pada penghujung tahun 2025. Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru YJI Kalimantan Selatan dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit jantung serta pembuluh darah di wilayah tersebut.
Ketua Umum YJI yang diwakili Sekretaris Jenderal YJI, Rezka Oktoberia, menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada jajaran pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi secara profesional dan berkelanjutan.
“Kita menyongsong era baru dengan dilantiknya jajaran pengurus periode 2025–2030. Amanah ini kini berada di pundak Ibu dan Bapak sekalian yang telah diberikan mandat secara tertulis melalui surat keputusan dan dilantik secara resmi,” ujar Rezka Oktoberia di Banjarmasin, Kamis (18/12/2025).
Tahun 2025 juga menjadi momentum penting bagi Yayasan Jantung Indonesia yang telah berusia 44 tahun. Selama lebih dari empat dekade, YJI konsisten mengusung visi membangun masyarakat Indonesia yang unggul, sehat, dan terbebas dari ancaman penyakit jantung dan pembuluh darah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program edukasi gaya hidup sehat, kampanye pencegahan penyakit jantung, serta bantuan medis bagi anak-anak penderita penyakit jantung bawaan, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Setiap anak berhak memiliki jantung yang sehat. Tidak ada keluarga yang berjuang sendirian, dan setiap manusia berhak atas hidup yang berkualitas,” tegas Rezka.
Hingga kini, YJI tercatat telah membantu lebih dari 2.641 pasien penyakit jantung bawaan di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2025, 179 pasien telah menerima bantuan, sementara 189 pasien lainnya masih berada dalam daftar antrean.
Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan penyakit jantung, terutama pada anak, masih membutuhkan perhatian serius dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Kepada pengurus YJI Kalimantan Selatan yang baru, YJI Pusat menekankan pentingnya penguatan edukasi preventif, perluasan kemitraan lintas sektor, serta inovasi penggalangan donasi guna memastikan keberlangsungan program-program kemanusiaan.
Sinergi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dunia usaha, dan komunitas masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan jantung masyarakat Kalimantan Selatan.
“Mari kita bersinergi, satu hati dan satu tujuan, untuk Indonesia dengan jantung yang sehat dan kuat. Bersama, kita terus berdetak untuk Kalimantan Selatan,” tutup Rezka Oktoberia.(Olpah Sari).
