Aksi Kemanusiaan Tagana Kalsel di Aceh Tamiang
Personil Tagana Kalsel bersama Menteri Sosial RI di Posko Dapur Umum Aceh Tamiang. (Foto-Tim Tagana Kalsel).
Di tengah upaya pemulihan pasca bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dukungan kemanusiaan datang dari lintas daerah. Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Kalimantan Selatan terlibat langsung dalam penanganan darurat melalui pengoperasian dapur umum bagi masyarakat terdampak.
Sebanyak empat personel Tagana Kalsel diterjunkan ke lokasi dan bergabung bersama tim lintas sektor. Para relawan berperan aktif dalam proses pengolahan hingga pendistribusian makanan di area pengungsian dan wilayah terdampak bencana.
Melalui dapur umum yang beroperasi setiap hari, Tagana Kalsel melayani sekitar 6.000 porsi makanan. Distribusi dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore, untuk menjaga asupan gizi serta kondisi kesehatan warga selama masa tanggap darurat.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi, mengatakan keterlibatan Tagana Kalsel merupakan bentuk solidaritas antar provinsi dalam menghadapi bencana.
“Empat personel Tagana Kalsel kami tugaskan membantu operasional dapur umum di Aceh Tamiang. Setiap hari, sekitar 6.000 porsi makanan disiapkan dan disalurkan kepada masyarakat terdampak,” ujar Achmadi kepada awak media di Banjarmasin, Sabtu (13/12/2025), seperti dilansir MC Kalsel.
Menurutnya, kehadiran relawan di lapangan tidak hanya memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit. Dapur umum menjadi salah satu layanan vital untuk menjaga ketahanan pangan darurat dan stabilitas sosial di lingkungan pengungsian.
Sinergi lintas daerah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat serta mendukung proses pemulihan pasca bencana yang dilakukan pemerintah daerah setempat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap aksi kemanusiaan Tagana Kalsel di Aceh Tamiang dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong antar daerah dalam menghadapi bencana.(M.Irfani).
