New Mabar Tenis Club Lawatan Persahabatan Ke Negeri Jiran
Pertandingan persahabatan yang digelar bersama komunitas tenis termasuk pemain tenis instansi pemerintah Malaysia dan Singapura berlangsung dalam suasana akrab.(Foto-M Haris).
Di tengah dinamika hubungan antarnegara yang kerap dipenuhi protokol resmi, olahraga kembali menunjukkan kemampuannya menjadi medium diplomasi yang sederhana namun efektif.
NEW MABAR TENNIS CLUB, komunitas tenis yang beranggotakan para pecinta olahraga dari Banjarbaru dan Martapura, membuktikannya lewat lawatan sport tourism ke Johor Bahru, Malaysia, dan Singapura.Dipimpin Haji Imansyah, mereka pun bertanding langsung melawan 3 club tenis ternama di Malaysia, Minggu (07/12/2025).
Dalam kegiatan ini, tenis bukan sekadar permainan. Ia menjadi bahasa universal yang menyatukan masyarakat lintas negara tanpa perlu penerjemah atau pertemuan formal.
Ketua NEW MABAR TENNIS CLUB, Muhammad Haris, menjelaskan agenda ini dirancang bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk membangun hubungan personal dan institusional yang lebih erat.
“Kami percaya olahraga adalah ruang diplomasi paling cair. Kami datang membawa semangat persahabatan dan pulang membawa koneksi baru yang lebih kuat,” ujar Haris di Johor Bahru, Minggu (07/12/2025).

Pertandingan persahabatan yang digelar bersama komunitas tenis termasuk pemain tenis instansi pemerintah Malaysia dan Singapura berlangsung dalam suasana akrab. Para petenis dari Banua benar-benar tampil dengan permainan terbaik, namun tetap menjaga etika dan rileksnya atmosfer pertandingan.
Lawatan ini juga membuka ruang dialog informal antara rombongan Indonesia dengan mitra kerja di Malaysia dan Singapura. Pertukaran cerita pekerjaan, diskusi ringan tentang kebijakan olahraga, hingga rencana tindak lanjut kerja sama terjadi secara natural, tanpa tekanan meja perundingan. Diplomasi yang tumbuh dari interaksi humanis seperti ini sering kali justru lebih bertahan lama.
“Selain silaturahmi lintas negara, kegiatan ini juga membawa misi mengenalkan Kalimantan Selatan sebagai destinasi sport tourism,” tutur pria yang sehari-hari bertugas di Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin.
Para anggota NEW MABAR TENNIS CLUB memperkenalkan potensi wisata Banua, mulai dari wisata alam, kuliner, hingga budaya setempat. Bahkan beberapa peserta dari Johor Bahru menyampaikan minat untuk mengadakan pertandingan balasan di Kalimantan Selatan.
Muhammad Haris menegaskan bahwa hubungan seperti ini bukan hubungan sesaat. Lawatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa tahun sebelumnya yang terbukti berhasil mempererat hubungan komunitas tenis Indonesia–Malaysia–Singapura.
“Ini adalah kerja sama jangka panjang. Setiap tahun kami ingin memperluas lingkaran silaturahmi,” tambah pria yang juga hobbi travelling.
NEW MABAR TENNIS CLUB menegaskan, Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi soal membangun jembatan persahabatan yang melintas batas.(Olpah Sari).
