Kotabaru Hebat Pariwisatanya Dahsyat
Tim Jurnalis Kalsel bersama Pejabat Kepariwisataan setempat di Siring Laut Kotabaru. (Foto - Olpah Sari).
Kotabaru bukan lagi sekadar nama kabupaten di peta Kalimantan Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir Bumi Saijaan menegaskan diri sebagai wilayah yang menggabungkan pesona bahari kekayaan budaya dan geliat ekonomi kreatif.
Jika selama ini Anda mengira destinasi terbaik selalu terpaut jauh ke pulau pulau populer di barat nusantara datanglah ke Kotabaru. Garis pantainya panjang pulau pulaunya masih alami dan tradisi lokalnya hidup setiap musim.
Data bicara, menurut publikasi resmi Kabupaten Kotabaru dalam Kotabaru Dalam Angka 2025 kunjungan wisatawan menunjukkan tren kenaikan selama lima tahun terakhir mencapai 990.369 kunjungan pada 2024. Angka ini bukan hanya statistik.
Data ini melukiskan momentum infrastruktur pariwisata yang terus dibenahi promosi yang lebih agresif dan kebangkitan ekosistem UMKM yang menopang pengalaman wisatawan.
Mengapa angka sebesar itu mungkin. Karena Kotabaru memiliki paket lengkap untuk berbagai selera.

Wisata Bahari
Siring Laut Pantai Gedambaan menjadi primadona. Airnya jernih spot snorkelingnya memikat dan suasananya cocok untuk keluarga. Teluk Tamiang dikenal sebagai salah satu Maldives nya Kalimantan karena gradasi birunya yang memukau. Pulau pulau kecil seperti Samber Gelap dan Denawan menawarkan snorkeling penangkaran penyu serta panorama matahari terbenam yang menempel lama di memori pengunjung.
Wisata Alam dan Petualangan
Di daratan Ekowisata Hutan Meranti Air Terjun Tumpang Dua dan Goa Temuluang memberi nuansa hijau jalur trekking yang ramah serta peluang menikmati satwa lokal. Bagi pencari ketenangan pulau pulau kecil menjadi lokasi ideal untuk camping free diving atau sekadar menyaksikan kehidupan nelayan tradisional.
Wisata Religi dan Sejarah
Makam Raja Sigam dan sejumlah situs bersejarah lokal memberikan dimensi lain bagi wisatawan. Menyusuri akar budaya setempat memperkaya perjalanan tidak hanya sekadar untuk berfoto.
Namun pesona alam saja tidak cukup. Kotabaru juga memelihara kearifan lokal nilai nilai yang memandu tata hidup masyarakat pesisir dan pulau.
Selamatan Laut
Ritual syukur laut yang dilaksanakan komunitas nelayan seperti Suku Bajau Samah. Prosesi ini sarat doa musik tradisi dan syukuran hasil laut. Ritual ini mengajarkan hubungan harmonis antara manusia dan laut di tengah modernitas.
Festival Budaya Saijaan
Event tahunan yang menghadirkan parade seni pameran kriya kuliner tradisi hingga pertunjukan modern. Festival ini menjadi panggung besar bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus magnet bagi wisatawan.
Ekonomi Kreatif Lokal
UMKM Kotabaru menghidupkan sektor kuliner kriya fashion fotografi film penerbitan seni rupa hingga desain produk. Kehadiran mereka dalam berbagai agenda wisata menghadirkan nilai tambah ekonomi serta memperkuat karakter destinasi.

Kotabaru layak masuk rencana liburan Anda karena tiga hal.
Pertama aksesibilitas yang terus membaik sehingga perjalanan darat dan laut menjadi lebih mudah.
Kedua keaslian pengalaman yang tidak dibuat buat. Kotabaru menyajikan interaksi manusiawi mulai dari berbincang dengan nelayan mencicipi kuliner rumahan hingga menyaksikan ritual adat.
Ketiga semangat keberlanjutan. Program ekowisata mulai digencarkan agar destinasi tetap lestari untuk generasi mendatang.
Kunjungi Kotabaru bukan hanya untuk melihat tetapi untuk meresapi. Dengarkan dengung perahu saat fajar saksikan anak anak nelayan menambat jala nikmati percakapan ringan dengan pembuat amplang dan hadiri selamatan laut.
Pengalaman seperti inilah yang membuat wisatawan merasa terikat dan ingin kembali. Dengan hampir satu juta kunjungan pada 2024 Kotabaru telah membuktikan dirinya. Namun ruangnya tetap cukup lapang untuk setiap pengunjung yang mendambakan keaslian dan ketenangan.
Datanglah dengan rasa hormat. Pulanglah dengan cerita yang menyentuh.(Olpah Sari).
