Cicilan Ringan, Rumah Pertama ASN Kini Terjangkau!
Impian memiliki rumah pertama kini makin dekat bagi ASN dan PPPK di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data terkini, Pemprov Kalsel memiliki sekitar 100.644 ASN dan 22.892 PPPK, sehingga total 123.536 pegawai berpotensi memanfaatkan program rumah subsidi ini.
Pemerintah menawarkan solusi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), program pembiayaan rumah bersubsidi dengan cicilan ringan dan skema pembayaran terjangkau.
Program ini dirancang untuk membantu pegawai berpenghasilan rendah, termasuk ASN dan PPPK, agar bisa memiliki hunian pertama tanpa memberatkan kondisi keuangan.
Sosialisasi FLPP ini digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel, bekerja sama dengan BP Tapera dan Bank Kalsel. Plt Kepala BKD Kalsel, Noryadi, melalui Lily Hidayat, Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis tentang mekanisme program rumah subsidi, mulai dari persyaratan, prosedur pengajuan, hingga simulasi cicilan.
“Program ini membantu ASN dan pekerja berpenghasilan rendah memiliki rumah pertama dengan lebih mudah,” ujar Dayat.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berkonsultasi langsung dengan pihak bank dan pengembang, sehingga proses pengajuan menjadi lebih transparan dan cepat.

Bank Kalsel mendukung penuh program ini dengan memastikan rumah subsidi yang dibangun memenuhi standar kualitas BP Tapera. Kepala Bagian Konsumer Bank Kalsel, Henny Nurlianingsih, mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah pengembang pilihan dan telah memproses 225 unit dari kuota 250 unit FLPP tahun ini.
“Insya Allah, target penyaluran kuota akan selesai hingga akhir Desember 2025. Kami ingin ASN dan PPPK memiliki hunian layak, nyaman, dan tetap terjangkau,” ujarnya.
Selain membantu pemilikan rumah pertama, program FLPP juga diharapkan mendorong kesejahteraan ASN dan PPPK secara keseluruhan, karena memiliki rumah layak diyakini meningkatkan stabilitas finansial dan kualitas hidup pegawai.
Program ini juga terbuka bagi PPPK penuh waktu yang memenuhi persyaratan, sehingga peluang bagi semua pegawai pemerintah semakin merata.
Melalui sinergi BKD Kalsel, BP Tapera, dan Bank Kalsel, pemerintah provinsi berharap program ini dapat mendorong ASN dan PPPK mewujudkan impian rumah pertama tanpa harus menunggu lama. Dengan cicilan ringan dan prosedur yang lebih sederhana, kepemilikan rumah layak bagi pegawai pemerintah bukan lagi sekadar impian.(Olpah Sari).
