Pelunasan Haji Makin Mudah Lewat E Channel BSI
Simbolik kesiapan pelayanan ibadah haji dilakukan oleh SVP Institutional Banking BSI Vita Andrianty, SVP Islamic Ecosystem Solution BSI Muhammad Syukron Habiby, Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah RI Hasan Afandi,Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, SVP Corporate Secretary & Communication Wisnu Sunandar dan SVP Retail Deposit Solution BSI Dien Lukita Purnamasari di BSI Tower Jakarta (28/11)/2025). (Foto - Humas BSI).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk BSI memastikan seluruh layanan digital berjalan optimal untuk mempermudah jamaah haji Indonesia melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Bipih Tahap I. Pemerintah membuka fase pelunasan mulai 24 November hingga 23 Desember 2025 bagi jamaah yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah.
Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menegaskan kesiapan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik bagi jamaah. BSI menyediakan beragam kanal pembayaran mulai dari 1039 kantor cabang BSI di seluruh Indonesia lebih dari 110 ribu BSI Agen hingga layanan mobile banking BYOND by BSI.
“Upaya ini dilakukan agar jamaah dapat melunasi Bipih dengan cara yang paling mudah cepat dan aman,” ujarnya dalam siaran resmi yang dikirimkan ke sejumlah media, Jumat (28/11/2025).
Pemerintah telah menetapkan besaran rata rata BPIH reguler tahun 2026 sebesar Rp87409365,45. Adapun nilai Bipih yang dibayarkan jamaah berbeda sesuai embarkasi. Pelunasan dilakukan dengan membayar selisih antara besaran Bipih per embarkasi dan setoran awal haji sebesar Rp25 juta.
Dari total kuota haji Indonesia tahun 2026 sebanyak 221000 jamaah sebanyak 203320 di antaranya merupakan jamaah reguler. Nasabah Tabungan Haji BSI yang berhak melunasi Bipih Tahap I mencapai 164319 jamaah atau sekitar 81,5 persen dari total jamaah reguler. Jumlah terbanyak berasal dari Jawa Timur Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Anton memastikan seluruh layanan e channel BSI telah disiapkan untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang mudah dan efisien.
“Jamaah dapat melunasi Bipih melalui aplikasi BYOND by BSI dengan langkah sederhana mulai dari membuka menu Bayar memilih Haji dan Umroh memilih Pelunasan Haji memasukkan nomor porsi memasukkan PIN lalu menyelesaikan transaksi hingga menerima resi digital sebagai bukti pelunasan,” terangnya.
Haji menjadi momen penting bagi BSI karena 83 persen calon jamaah haji Indonesia merupakan nasabah BSI. Perusahaan ingin memastikan seluruh proses pelunasan dapat berlangsung tanpa hambatan.
Selain mempermudah proses pelunasan BSI juga memperkuat sistem keamanan transaksi digital dan rutin memberikan edukasi terkait tahapan pelunasan serta dokumen yang diperlukan termasuk kewajiban memiliki surat istitoah dari Puskesmas sebelum pelunasan. Informasi disampaikan melalui official channel BSI media sosial kantor cabang dan layanan BSI Call 14040.
BSI mengimbau jamaah haji untuk menggunakan kartu Mabrur agar transaksi selama di Tanah Suci lebih aman tanpa harus membawa uang tunai. Kartu ini dapat digunakan untuk tarik tunai di ATM di Arab Saudi serta transaksi debit dan kredit di berbagai merchant.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperkuat sosialisasi pelunasan haji. Kepala Biro Humas Hasan Afandi menyatakan BSI memiliki peran penting karena menjadi bank tujuan mayoritas jamaah haji Indonesia. Ia berharap seluruh jamaah yang berhak dapat menyelesaikan pelunasan dan berangkat pada musim haji mendatang.
Hasan menambahkan bahwa koordinasi antara Indonesia dan Arab Saudi terus dilaksanakan untuk memastikan seluruh layanan bagi jamaah haji Indonesia berjalan optimal pada tahun 2026.(Olpah Sari).
