Kalsel Tegaskan Prioritas Pendidikan

0
HARI GURU SEKDA

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin bersama pejabat terkait lainnya, usai Apel Hari Guru Nasional di Banjarbaru. (Foto - Dok MC Kalsel).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmen untuk memperkuat sektor pendidikan, terutama dalam memperluas akses layanan hingga ke pelosok.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, seusai memimpin Apel Peringatan Hari Guru Nasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.

Syarifuddin menyatakan pemerintah pusat dan daerah terus memberikan perhatian terhadap nasib dan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.

“pemerataan layanan pendidikan harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, baik di perkotaan maupun daerah terpencil,” katanya

Pemerintah selalu mengingatkan bahwa perhatian terhadap guru harus merata. Harapan kita seluruh masyarakat memperoleh pendidikan yang layak ujar Syarifuddin di Banjarbaruusai memimpin Apel Peringatan Hari Guru Nasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (25/11/2015). .

Ia menambahkan bahwa visi pembangunan Kalsel menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama. Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sekolah melalui peningkatan fasilitas, mutu pembelajaran, dan kenyamanan proses belajar mengajar.

“Suasana belajar yang baik akan memberi ruang bagi guru dan peserta didik untuk menjalankan perannya secara optimal,” tambahnya.

Pada momentum Hari Guru Nasional, Syarifuddin juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Ia menilai peningkatan kualitas guru merupakan kunci layanan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan masa depan Banua.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menyiapkan sejumlah program prioritas, termasuk peningkatan kesejahteraan guru, penguatan kompetensi, serta pembangunan database tenaga pendidik.

“Basis data itu akan menjadi fondasi sistem digitalisasi pendidikan Banua yang segera diluncurkan,” tegasnya.

Melalui sistem digital tersebut, penempatan guru dapat dipetakan lebih akurat sehingga redistribusi tenaga pendidik bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Galuh Tantri menyebut bahwa pemerintah juga sedang menyiapkan kebijakan peningkatan tunjangan daerah bagi guru pada tahun mendatang sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan mereka.

Dengan langkah terarah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap pemerataan pendidikan benar benar tercapai dan kualitas pengajaran makin kuat hingga ke pelosok daerah.(Olpah Sari).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!