Layanan Bank Kalsel Kini di MPP HSU
Direktur Bisnis Bank Kalsel, Ahmad Fauzi Noor bersama jajaran melihat dari dekat kantor layanan Bank Kalsel di Mal Pelayanan Publik Amuntai. (Foto-Humas Bank Kalsel).
Bank Kalsel resmi menghadirkan layanan perbankan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Hulu Sungai Utara sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan yang mudah, cepat, dan dekat bagi masyarakat. Kantor kas yang berada di bawah koordinasi Cabang Amuntai ini berlokasi di Jl. Basuki Rahmat, Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.
Peresmian kantor kas dilakukan pada Senin ,24 November 2025 oleh jajaran manajemen Bank Kalsel bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kehadiran layanan ini memperkuat fungsi MPP sebagai pusat integrasi layanan pemerintahan dan publik.
Direktur Bisnis Bank Kalsel, Ahmad Fauzi Noor, mengatakan kehadiran kantor kas tersebut merupakan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Bank Kalsel terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah dijangkau. Dengan hadir di MPP Hulu Sungai Utara, masyarakat dapat mengurus layanan pemerintahan sekaligus menikmati kemudahan layanan perbankan. Ini sejalan dengan semangat kami,Setia Melayani, Melaju Bersama,” ujarnya.
Kantor kas ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari pembukaan rekening, transaksi tunai dan non-tunai, setoran, hingga pembayaran layanan lainnya. Lokasi yang terintegrasi dengan pusat layanan publik membuat masyarakat dapat menyelesaikan kebutuhan administrasi dan keuangan dalam satu kunjungan.
Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, mengapresiasi kolaborasi ini dan menilai kehadiran Bank Kalsel semakin menguatkan MPP HSU sebagai simpul pelayanan terpadu.
“MPP bukan hanya mengumpulkan layanan dalam satu gedung, tetapi sebagai platform integrasi antara pemerintah, BUMN, BUMD, perbankan, dan sektor swasta untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Semua urusan dapat diselesaikan di satu tempat,” katanya.
Pembukaan layanan ini menjadi langkah strategis Bank Kalsel untuk memperluas inklusi keuangan, mempermudah transaksi publik, serta memberikan dukungan nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.(Olpah Sari).
