Congratulation, Doktor Sutrisno Pimpin STIE Pancasetia
Ketua STIE Pancasetia Dr Sutrisno SE MM meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dari Dr Nurus Sjamsi SE MM (Busana Sasirangan). (Foto-Olpah Sari).
Suksesi kepemimpinan di Kampus “Gila Marketing” Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin memasuki babak baru. Salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di daratan Kalimantan, resmi menetapkan dan melantik Dr Sutrisno SE MM sebagai Ketua STIE Pancasetia, Periode 2025-2029.Pelantikan sendiri dihadiri langsung Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan Dr. Drs. Muhammad Akbar, M.Si. B, Prof Mustafa, Dr Nurus Sjamsi, Dr Melania, Ketua Yayasan Pendidikan Sumber Ilmu Hj Lailani Archifah serta dosen STIE Pancasetia.
Alumnus doktor Universitas Tujuhbelas Agustus (Untag) Surabaya mendapat amanah memimpin kampus yang memiliki misi khusus menyediakan lulusan dengan keahlian bisnis digital yang berjiwa technopreneurship atau sociopreneurship, menggunakan ICT untuk menghadapi daya saing Society 5.0, dan membentuk lulusan sarjana yang unggul, unik, tangguh, serta siap bersaing di dunia kerja dan bisnis.
Sutrisno sendiri meneruskan tradisi kepemimpinan, setelah Dr Nurus Sjamsi mengakhiri masa tugas selama dua periode. Tongkat estafet kepemimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin yang kini disandang Sutrisno diharapkan membawa perubahan signifikan dalam memajukan kampus yang sarat sejarah dan mencetak lulusan terbaik S1 dan S2.
Doktor Sutrisno sendiri bukanlah orang baru di lingkungan kampus ini. Pria yang dikenal pekerja keras dan low profil ini merintis dari bawah di kampus Gila Marketing.Selama 30 tahun lebih dirinya berkarir dan masuk jajaran strutktural, bahkan terakhir ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Kampus Gila Marketing, STIE Pancasetia.

Sutrisno mendapat amanah resmi dari Yayasan Sumber Ilmu untuk menakhodai lembaga pendidikan yang terpusat di kawasan Trikora Banjarbaru. Ia diharapkan bisa membawa kemajuan signifikan bagi institusi selama empat tahun ke depan.Terlebih pengalamannya masuk jajaran struktural kampus sudah 30 tahun dan dianggap matang dalam leadersip sebuah perguruan tinggi swasta sekelas STIE Pancasetia.
Penunjukkan Sutrisno sendiri tidak terlepas dari kiprahnya bersama pengurus sebelumnya dalam meningkatkan kualitas akademik dan reputasi kampus.Mudahnya beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan menjadi salah satu dosen senior menjadi alasan pengelola kampus modern ini memberikan kepercayaan penuh memimpin STIE Pancasetia.
Selama kiprahnya berkarir Sutrisno turut berkontribusi dalam capaian positif.Dan STIE Pancasetia Banjarmasin sukses meraih sejumlah pencapaian, termasuk peningkatan akreditasi program studi dan perluasan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi, baik dari sektor publik maupun swasta.
“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanah besar untuk melanjutkan perjuangan dalam memajukan STIE Pancasetia,” ujar Sutrisno dalam sambutannya usai dilantik Project Officer STIE Pancasetia . Dr. M. Andri Radiany BFt MM mewakili Yayasan Sumber Ilmu, Jumat (22/08/2025).

Kampus mereka sendiri menurutnya, akan terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berdaya saing dan siap menghadapi tantangan di era ekonomi digital
Sejumlah program strategis telah disiapkan untuk periode mendatang, di antaranya adalah digitalisasi proses pembelajaran, penguatan riset dan publikasi ilmiah, serta peningkatan peran aktif kampus dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjadikan STIE Pancasetia Banjarmasin sebagai pusat pendidikan ekonomi terkemuka di Kalimantan Selatan dan Kalimantan pada umumnya.
Hadirnya Sutrisno sebagai pemimpin baru, menjadi sinyal kuat bahwa STIE Pancasetia Banjariasin berada di jalur yang tepat menuju visi yang lebih besar. Dengan dukungan penuh dari seluruh dosen, staf, dan mahasiswa, kepemimpinannya diharapkan akan membawa kampus ini ke tingkat yang lebih tinggi, menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Project Officer STIE Pancasetia . Dr. M. Andri Radiany BFt MM, mengatakan penunjukan resmi Sutrisno sendiri merupakan momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan bagi kampus yang sarat sejarah dan mencetak lulusan terbaik S1 maupun S2.
“Kami sangat berterimakasih dengan apa yang sudah dirintis Bapak Nurus Sjamsi yang akan diteruskan dengan baik oleh Bapak Sutrisno untuk membawa kemajuan yang cukup siginifikan bagi STIE Pancasetia,” katanya.

Lebih lanjut Andry berharap Pergantian kepempinan ini membawa angin segar, membangun sebuah narasi optimisme dan semangat baru untuk seluruh dosen, staf, dan mahasiswa.
Dampak positif itu terasa langsung. Bagi para dosen dan staf, kepemimpinan baru ini menjadi momentum untuk mempercepat pengembangan diri dan inovasi. Dukungan terhadap riset dan publikasi ilmiah semakin diperkuat, menciptakan lingkungan akademis yang lebih dinamis.
Sementara itu, bagi mahasiswa, pergantian ini adalah janji akan masa depan yang lebih cerah. Kurikulum yang terus diperbarui agar relevan dengan kebutuhan industri, fasilitas kampus yang ditingkatkan, hingga program magang yang lebih terarah, semuanya bertujuan untuk memastikan setiap lulusan siap bersaing di dunia kerja.
Lebih dari sekadar sebuah ritual, pergantian kepemimpinan di STIE Pancasetia adalah sebuah babak baru. Ini adalah sebuah komitmen untuk merangkul perubahan, meningkatkan kualitas, dan mengukuhkan posisi kampus sebagai pencetak talenta-talenta terbaik yang akan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.(Olpah Sari).

