Muhidin Sebut Kemajuan Kalsel Bukan Lagi Angan-angan
Foto - Dok MC Banjarbaru.
Tak terasa 75 tahun usia Provinsi Kalimantan Selatan.Usia yang tak muda jika diibaratkan manusia, namun sarat pengalaman serta menjadikannya semakin bijak. Jika dia adalah sebuah organisasi atau perusahaan maka Kalsel itu adalah sebuah entitas yang semakin berjaya dan tahan banting dalam mengarungi persaingan usaha yang kian sengit dengan segala dinamika perubahan zaman.
Sejumlah capaian keberhasilan diraih daerah yang sekarang berada di bawah kepemimpinan H Muhidin dan H Hasnuriyadi Sulaiman. Dimulai dari ketahanan pangan, Kalsel berhasil mencapai surplus beras selama belasan tahun. Ini menunjukkan keberhasilan dalam mengelola sektor pertanian dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Demikian pula terkait Kesejahteraan dan Pembangunan Manusia, provinsi ini mencatat kemajuan signifikan dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup. Indikatornya adalah tidak ada lagi desa tertinggal dan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang terus menurun. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menunjukkan peningkatan.
Bagaimana dengan pertumbuhan ekonominya ? Ekonomi daerah Kalsel tumbuh di berbagai sektor. Ini mengindikasikan bahwa kebijakan pembangunan telah berhasil menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan beragam, tidak hanya bergantung pada satu sektor saja.
Gubernur Kalsel H Muhidin pun rasa optimisme yang tinggi terhadap masa depan Kalsel. Ia menegaskan, capaian-capaian positif yang diraih membuktikan bahwa kemajuan daerah bukan sekadar angan-angan.
“Optimisme masa depan Kalsel yang lebih maju ini bukan angan-angan. Kita telah merasakan bersama ketahanan pangan, keunggulan SDM, rakyat yang sejahtera, daerah yang kondusif, dan ekonomi yang terus berkembang,” tuturnya saat memberikan sambutan di Puncak Hari Jadi ke-75Provinsi Kalsel, di Banjarbaru (14/08/2025).

Muhidin pun menyebutkan sejumlah indikator pembangunan menunjukkan Kalsel kini berada di jalur kemajuan. Di antaranya, provinsi ini berhasil meraih surplus beras selama belasan tahun, tidak ada lagi desa tertinggal, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang terus menurun, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat di berbagai sektor.
“Dibalik itu semua peran serta seluruh masyarakat di Banua membuat Kalsel mampu tumbuh dengan baik hingga memasuki usia ke-75 tahun. Kami sangat mengapresiasi semuanya,termasuk para pejuang pendahulu yang membangun Kalsel,” sambungnya lagi.
Muhidin mengajak seluruh elemen masyarakat Kalsel untuk terus bersinergi dan menjaga semangat kebersamaan. Ia berharap, fondasi pembangunan yang telah kokoh dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kalsel yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat.
Perayaan hari jadi ini bukan hanya seremonial, tetapi juga pengingat bahwa masa depan Kalsel berada di tangan seluruh rakyatnya.
Acara peringatan Hari Jadi ke-75 Kalsel ditutup dengan meriah, diisi dengan hiburan rakyat dan berbagai kegiatan yang menunjukkan kekompakan dan semangat persatuan warga Banua. Kemeriahan ini menjadi cerminan nyata dari tema perayaan, “Begawi Tuntung, Banua Bauntung, Rakyat Himung”, yang kini terasa semakin hidup dan relevan.(M.Irfani).
