Keren PT SAM Bikin Kawasan Bajayau Nagara Inovatif

0
PT SAM INOVASI

Pemanfaatan botol bekas plastik sebagai media hidropik, salah satu inovasi yang ditawarkan PT SAM mendapat apresiasi berbagai kalangan. (Foto-Humas PT Astra Agro Lestari).

Inspiring Inovasi Ubah Sampah Plastik Jadi Kebun Hidroponik

Ditengah intensitas aktivitas perkebunan kelapa sawit yang tinggi, PT Subur Agro Makmur (PT SAM),masih memberikan perhatian bagi lingkungan dan masyarakat sekitar kebun.Tak hanya dari segi pendidikan dan sosial kemanusiaan serta program-program CSR atau  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perhatian itu dilakukan lewat pola pembinaan berkelanjutan.

Salah satu upaya itu adalah PT SAM menawarkan solusi sederhana namun cerdas, terkait pemanfaatan limbah plastik. Sampah-sampah berbahan plastik ini pun diubah menjadi media tanam hidroponik.

Mereka memberikan Program dengan branding “Menyulap Sampah Plastik Menjadi Hidroponik”. Program berbasis lingkungan ini juga melibatkan Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Pembina Daha Selatan. Sekolah ini merupakan lokasi utama penerapan inovasi yang dilakukan PT SAM. Inovasi ini juga mendukung Lomba Sekolah Sehat. Inisiatif ini juga bertujuan membangun budaya kreatif dan ramah lingkungan sejak usia dini.

Langkah kreativ dan inovatif ini pun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mulai tokoh masyarakat hingga tenaga pendidik.Bahkan Ketua PKK Kecamatan Daha Selatan, Yeni Kusuma Ahmad Yani, menyebutkan bahwa upaya sederhana ini membawa dampak besar bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT SAM yang telah menjadi bagian dari gerakan membiasakan diri memilah dan memanfaatkan sampah. Ini bukan sekadar proyek, tapi investasi jangka panjang untuk lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

 

Antusias anak-anak TK, orangtua dan masyarakat melihat dari dekat inovasi limbah plastik disulap menjadi hidroponik. (Foto-Humas Astra Agro Lestari).

Hal senada disampaikan oleh Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Daha Selatan, Hj. Asmah. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu persiapan lomba, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada siswa dan guru tentang pengelolaan sampah yang bermanfaat.

“Pemanfaatan limbah plastik menjadi hidroponik tidak hanya mendukung penilaian lomba, tapi juga membuka wawasan kami semua. Anak-anak belajar langsung bagaimana sampah yang biasanya dibuang ternyata bisa dimanfaatkan kembali,” tuturnya.

Dari sisi perusahaan, PT SAM memandang kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Astra Agro Lestari dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Asisten Sustainability PT SAM, Esti Setyaningsih, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah plastik yang diolah menjadi hidroponik sejalan dengan prinsip pengurangan sampah terpadu yang selama ini dijalankan perusahaan.

“Selama ini kita melihat sampah plastik sebagai masalah, padahal kalau dikelola, justru bisa menjadi solusi. Dengan mengolahnya menjadi media tanam hidroponik, selain mengurangi sampah, kita juga menciptakan sumber pangan sehat dan bahkan peluang ekonomi,” jelasnya.

PT SAM tidak hanya memperkenalkan konsep ini kepada siswa, guru, dan orang tua, tetapi juga secara aktif mendampingi pembuatan instalasi hidroponik di lingkungan sekolah. Selain bermanfaat secara praktis, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Lebih dari sekadar mendukung lomba, aksi PT SAM ini menjadi bukti nyata komitmen Astra Agro Lestari dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya mengelola kebun kelapa sawit secara berkelanjutan, Astra Agro melalui PT SAM terus berinovasi menghubungkan kepedulian lingkungan dengan pengembangan komunitas.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!