Hari Ke-13 Operasi SAR 10 Korban Kembali Ditemukan

0
10 JENAZAH DI HARI KE-13 utama

Perjuangan di tengah ombak mengevakuasi korban Kapal Virgo Transport 8. (Foto - Humas Basarnas).

160 Korban KM Virgo Transport 8 Telah Ditemukan

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-13 dengan 160 korban telah ditemukan.

Sebanyak 52 orang meninggal dunia, 108 selamat, sementara 83 korban lainnya masih dinyatakan hilang.

Dalam perkembangan terbaru Jumat (25/9/2026), Tim SAR Gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi 10 korban hingga pukul 12.00 WITA.

Sepuluh korban tersebut ditemukan dari dua lokasi berbeda dalam rangkaian operasi pencarian yang terus diperluas.

Lima korban ditemukan oleh Tim Penyelam Gabungan Basarnas di lokasi pencarian KM Virgo Transport 8 di wilayah Laut Jawa.

Kelima korban kemudian dievakuasi menuju KN SAR Kamajaya dan KRI I Gusti Ngurah Rai. Dari kedua kapal tersebut, korban selanjutnya akan dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter Basarnas HR-3601 menuju Lanud Syamsudin Noor.

Evakuasi melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat proses pemindahan korban ke daratan sehingga dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi apabila korban dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, lima korban lainnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah.

Tiga korban ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara. Dua korban lainnya ditemukan di wilayah Sandurian, Kabupaten Seruyan.

Kelima korban tersebut kemudian dievakuasi menuju RSUD Sukamara sebelum selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk penanganan dan proses identifikasi oleh tim terkait.

 

Tim SAR Gabungan mengevakuasi 5 jenazah yang diangkat dari badan kapal Virgo Transport 8, Jumat pagi (25/09/2026). (Foto – Humas Basarnas).

83 Korban Masih Dicari

Dengan tambahan 10 korban yang ditemukan pada Jumat ini, data sementara hingga pukul 12.00 WITA mencatat 160 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Rinciannya, 108 orang ditemukan selamat dan 52 orang meninggal dunia, sementara 83 orang lainnya masih dalam pencarian.

Angka tersebut menunjukkan bahwa operasi SAR masih memiliki pekerjaan besar untuk menuntaskan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Pencarian tidak hanya dilakukan di lokasi utama kapal tenggelam. Tim SAR Gabungan juga memperluas penyisiran untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dan ditemukan jauh dari titik tenggelamnya kapal.

Pola pencarian dilakukan melalui penyelaman, penyisiran permukaan laut, serta dukungan udara dengan mengerahkan berbagai unsur dan sumber daya SAR yang tersedia.

Penyelaman menjadi bagian penting dalam operasi karena sebagian korban masih berpotensi berada di dalam atau di sekitar badan kapal. Namun, kondisi bawah air membuat proses tersebut harus dilakukan dengan perhitungan matang.

Arus laut, jarak pandang yang terbatas, serta kondisi badan kapal yang telah tenggelam menjadi tantangan tersendiri bagi para penyelam.

Karena itu, operasi penyelaman dilakukan secara terukur dengan tetap menempatkan keselamatan personel sebagai bagian penting dari setiap tahapan pencarian.

Di sisi lain, penyisiran permukaan dan operasi udara terus dilakukan untuk menjangkau wilayah yang lebih luas. Informasi mengenai penemuan korban di wilayah Sukamara dan Seruyan menjadi bagian dari perkembangan pencarian yang tidak lagi terbatas pada lokasi utama kapal.

Basarnas Kerahkan Seluruh Sumber Daya

Kepala Basarnas M Safii menegaskan seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan.

Menurutnya, setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti oleh tim untuk memastikan proses pencarian berlangsung secara maksimal.

“Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Kepala Basarnas.

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 kini memasuki fase yang semakin kompleks. Setiap temuan baru tidak hanya menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan, tetapi sekaligus menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian kepada keluarga penumpang.

Hingga Jumat siang, 83 orang masih dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan pun masih melanjutkan penyelaman, penyisiran permukaan, dan pencarian melalui udara untuk menjangkau wilayah yang belum tersisir.

Operasi akan terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, sembari menyesuaikan strategi pencarian dengan kondisi di lapangan dan faktor keselamatan personel.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!