10 Kampung Siap Bersaing Menjadi Kampung Merah Putih Banjarmasin 2026
Semangat nasionalisme mulai tumbuh dari lingkungan terkecil. Sebanyak 10 kampung di Kota Banjarmasin memastikan kesiapan mengiku Lomba Kampung Merah Putih (Kamaratih) 2026 yang diinisiasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin.
Kesiapan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Kampung Merah Putih yang digelar di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin, Kamis (06/08/2026).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin melalui Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, H Amy Hasan, mengapresiasi antusiasme kampung-kampung yang telah mempersiapkan diri untuk berkompetisi dalam ajang tersebut.
Menurutnya, Lomba Kampung Merah Putih bukan sekadar perlombaan menghias lingkungan dengan atribut kemerdekaan, tetapi memiliki tujuan lebih besar dalam membangun kesadaran kebangsaan masyarakat.
“Kampung Merah Putih tidak hanya sebatas memasang bendera dan umbul-umbul. Lebih dari itu, kampung ini harus menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami nilai kebangsaan, persatuan, dan kebhinekaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kesbangpol bersama PPWK mendorong agar nilai-nilai nasionalisme tidak berhenti sebagai simbol, tetapi hadir dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Melalui Kampung Merah Putih, kami ingin menghadirkan semangat nasionalisme yang nyata di tengah masyarakat. Bukan hanya memperindah lingkungan dengan bendera merah putih, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang kebangsaan dan kebhinekaan,” katanya.
Lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500 tersebut melibatkan perwakilan kampung dari setiap kecamatan.

Ketua Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Banjarmasin, Bambang Budiyanto, mengatakan terdapat sejumlah aspek yang menjadi penilaian dalam lomba tersebut. Setiap kampung diharapkan tidak hanya menampilkan kreativitas lingkungan, tetapi juga mampu menunjukkan nilai kebersamaan dan tata kelola masyarakat yang baik.
“Setiap kelurahan menyiapkan satu kampung dan RT di kecamatan masing-masing. Mereka yang mengikuti lomba ini merupakan kampung yang telah ditentukan dan ditunjuk oleh kecamatan serta kelurahan. Sekarang waktunya mereka mempersiapkan diri,” jelas Bambang.
Adapun 10 kampung yang akan bersaing dalam Lomba Kampung Merah Putih 2026 berasal dari lima kecamatan di Kota Banjarmasin.

Dari Kecamatan Banjarmasin Selatan, perwakilan yang tampil adalah Kelurahan Basirih Selatan dan Mantuil. Banjarmasin Tengah mengirimkan Kelurahan Teluk Dalam dan Melayu.
Sementara itu, Banjarmasin Timur menghadirkan Kelurahan Pemurus Luar dan Banua Anyar. Dari Banjarmasin Barat, terdapat Kelurahan Teluk Tiram dan Belitung Selatan. Sedangkan Banjarmasin Utara menyiapkan Kelurahan Sungai Jingah dan Sungai Andai.
Bambang menambahkan, penilaian lomba tidak hanya melihat keindahan dekorasi kampung, tetapi juga mencakup aspek kebersamaan warga, kreativitas, kebersihan lingkungan, tertib administrasi RT, serta program kegiatan masyarakat yang positif.
Menurutnya, Kampung Merah Putih harus menjadi gerakan sosial yang mampu memperkuat hubungan antarwarga.
“Makna lomba ini bukan hanya mencari kampung yang paling indah, tetapi bagaimana masyarakat mampu membangun semangat gotong royong, menjaga lingkungan, dan menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, warga didorong untuk berpartisipasi aktif menata lingkungan tempat tinggalnya. Kreativitas dalam menghias kampung menjadi salah satu bentuk ekspresi kebangsaan, namun nilai utama yang ingin dibangun adalah kebersamaan dan kepedulian sosial.
Lomba Kampung Merah Putih diharapkan menjadi momentum memperkuat karakter masyarakat Banjarmasin sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman, persatuan, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
10 Kampung Peserta Lomba Kampung Merah Putih 2026:
Kelurahan Basirih Selatan – Kecamatan Banjarmasin Selatan
Kelurahan Mantuil – Kecamatan Banjarmasin Selatan
Kelurahan Teluk Dalam – Kecamatan Banjarmasin Tengah
Kelurahan Melayu – Kecamatan Banjarmasin Tengah
Kelurahan Pemurus Luar– Kecamatan Banjarmasin Timur
Kelurahan Banua Anyar – Kecamatan Banjarmasin Timur
Kelurahan Teluk Tiram – Kecamatan Banjarmasin Barat
Kelurahan Belitung Selatan – Kecamatan Banjarmasin Barat
Kelurahan Sungai Jingah – Kecamatan Banjarmasin Utara
Kelurahan Sungai Andai – Kecamatan Banjarmasin Utara. (Ridzky Husna).

