Teluk Dalam dan Pemurus Luar Siap Bersaing di Lomba Kampung Merah Putih 2026
Foto Ilustrasi - Dok Economic Travelling.Com
Kompetisi sengit tidak hanya terjadi di lapangan sepak bola maupun arena olahraga lainnya.
Semangat berkompetisi juga tumbuh dalam ajang berbasis kemasyarakatan dan kebangsaan yang menguji kreativitas, kekompakan, serta kepedulian warga terhadap lingkungan.
Salah satunya melalui Lomba Kampung Merah Putih (Kamaratih) 2026 yang digagas Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin.
Geliat persiapan lomba mulai terlihat setelah digelarnya Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Kampung Merah Putih di Aula Kesbangpol Kota Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).
Sejumlah kelurahan peserta langsung menyatakan kesiapan untuk menghadirkan kampung terbaik dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kota Banjarmasin 2026.
Antusiasme warga menjadi gambaran bahwa Kamaratih bukan sekadar perlombaan menghias lingkungan dengan nuansa merah putih.

Lebih dari itu, lomba ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kekuatan kebersamaan, kreativitas, serta semangat gotong royong dalam membangun kampung yang bersih, indah, dan berkarakter kebangsaan.
Salah satu kelurahan yang siap memberikan penampilan terbaik adalah Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur. Kelurahan ini optimistis mampu bersaing dalam kompetisi tahun ini.
Lurah Pemurus Luar Rabiatul Hasanah mengatakan, pihaknya menaruh optimisme besar terhadap perwakilan RT 18 yang akan tampil dalam Lomba Kampung Merah Putih 2026.
Keikutsertaan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi setelah sebelumnya RT 6 berhasil meraih capaian dalam lomba serupa tahun 2025.
“Insya Allah kami optimis salah satu kampung kami yang diwakili RT 18 akan memberikan sesuatu yang berbeda dan bisa berprestasi melebihi capaian tahun sebelumnya. Mohon doanya sabarataan,” ujar Rabiatul Hasanah.
Menurutnya, persiapan tidak hanya dilakukan untuk mempercantik tampilan kampung, tetapi juga memperkuat keterlibatan warga agar semangat kebersamaan menjadi nilai utama dalam perlombaan.

Semangat yang sama juga datang dari Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Mendapat kepercayaan sebagai wakil kecamatan, Teluk Dalam bertekad menghadirkan konsep kampung yang lebih baik dan memenuhi berbagai indikator penilaian Kamaratih.
Lurah Teluk Dalam Rahayu menyampaikan, pengalaman Banjarmasin yang mampu mencatat prestasi pada tahun sebelumnya menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas persiapan.
“Insya Allah kami akan menyiapkan kampung semakin baik dan tentunya memenuhi kriteria sebuah Kampung Merah Putih yang ideal dan proporsional. Mohon doanya juga,” kata Rahayu.
Bagi kedua lurah tersebut, Lomba Kampung Merah Putih memiliki makna lebih luas dibanding sekadar kompetisi dekorasi lingkungan.
Ajang ini menjadi sarana membangun kembali kepedulian sosial, memperkuat hubungan antarwarga, serta menanamkan nilai nasionalisme melalui aktivitas nyata di tingkat kampung.
Mereka berharap Kamaratih tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi program percontohan kampung inspiratif yang mampu mendorong warga menciptakan lingkungan sehat, kreatif, dan penuh kebersamaan.
Sementara itu, Plt Lurah Mantuil Sarwani juga menyampaikan apresiasinya karena wilayahnya mendapat kesempatan menjadi salah satu peserta Lomba Kampung Merah Putih 2026.
Menurutnya, keikutsertaan Mantuil menjadi pengalaman berharga, terutama untuk menunjukkan potensi kampung di kawasan yang selama ini dikenal berada di wilayah pinggiran kota.
“Ini luar biasa. Kami berterimakasih kepada PPWK dan Kesbangpol dengan kegiatan inspiratif seperti ini. Insya Allah kampung di Mantuil siap juga bersaing untuk sebuah lomba yang membawa kebaikan bersama,” ujar Sarwani.
Sarwani berharap kompetisi ini dapat memotivasi masyarakat Mantuil untuk terus memperkuat persaudaraan, kreativitas, dan semangat kebersamaan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Ketua PPWK Kota Banjarmasin Bambang Budiyanto mengapresiasi tingginya antusiasme kelurahan dan masyarakat dalam mengikuti Lomba Kampung Merah Putih tahun ini.
Menurutnya, tujuan utama Kamaratih bukan hanya menciptakan kampung yang menarik secara visual, tetapi membangun kesadaran warga bahwa nilai kebangsaan harus tumbuh dari lingkungan terkecil.
“Harapan kami, Lomba Kampung Merah Putih mampu menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat gotong royong antarwarga, serta menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, indah, dan penuh semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Melalui Kamaratih 2026, kampung-kampung di Banjarmasin tidak hanya berlomba menjadi yang terbaik dalam tampilan, tetapi juga menunjukkan bagaimana semangat merah putih hidup melalui kerja bersama masyarakat.(Ridzky Husna).

