Doa Menyentuh Nisfuadi Forkot di PLTU Asam-Asam
Momen haru dan menyentuh yang dilakukan Ketua Forum Kota (Forkot) Banjarmasin khusu berdoa di depan mesin pembangkit PLTU Asam-Asam yang sedang dalam perbaikan. (Foto - Dok Nisfuadi).
Pemandangan menyentuh dan bikin haru terlihat di PLTU Asam-Asam, Kamis (30/07/2026).
Seorang pria paro baya yang belakang diketahui bernama Syarifuddin Nisfuadi terlihat khusu memanjatkan doa di lokasi perbaikan salah satu peralatan yang diduga menjadi penyebab terganggunya sistem kelistrikan di PLTU Asam Asam.
Akibat rusaknya mesin pembangkit kelistrikan membuat gangguan pasokan listrik yang beberapa hari terakhir melanda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Momen tersebut diabadikan saat Nisfuady mengenakan helm keselamatan dan rompi proyek, berdiri khusyuk di depan peralatan pembangkit yang sedang diperbaiki para teknisi PLN.
Di tengah suasana pekerjaan yang berlangsung intensif, ia menengadahkan tangan seraya memohon agar proses perbaikan dapat berjalan lancar dan pasokan listrik segera pulih.
Dalam doa yang dibagikannya, Nisfuady memohon kemudahan kepada Allah SWT bagi seluruh teknisi yang bekerja tanpa mengenal waktu.
“Ya Allah Yang Maha Mengetahui, kalau kerusakan ini benar karena memang rusak, mudahkanlah teknisi PLTU Asam Asam dalam memperbaikinya,” tulis pria yang akrab disapa dengan Kai Nisfuadi.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat yang berulang kali harus menghadapi pemadaman listrik.
“Rakyat kami, warga Kalimantan Selatan, sudah cukup banyak menderita akibat padamnya listrik,” ungkapnya.
Dalam doa tersebut, Nisfuady turut meminta agar para petugas PLN diberikan kekuatan mental, kesehatan, dan ketabahan. Menurutnya, di balik berbagai keluhan dan kemarahan masyarakat, para teknisi tetap berupaya keras memulihkan sistem kelistrikan.
“Berilah kekuatan mental, fisik, dan kesehatan kepada orang-orang PLN yang sudah kami caci maki dan sumpah serapah, agar secepatnya bisa menyelesaikan persoalannya,” lanjut doa tersebut.
Ia berharap pemadaman listrik tidak berlangsung lebih lama sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Jangan Engkau perpanjang derita rakyat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kabulkanlah doa kami, ya Allah. Hanya kepada-Mu kami mengadu,” tulisnya menyentuh banget.
Di akhir doanya, Nisfuady juga menyampaikan refleksi bahwa berbagai aspirasi telah disampaikan kepada para pemangku kepentingan. Namun, ia meyakini ikhtiar manusia harus disertai doa agar persoalan yang dihadapi masyarakat segera menemukan jalan keluar.
Momen tersebut menjadi potret sisi kemanusiaan di balik krisis kelistrikan. Di satu sisi, masyarakat berharap pasokan listrik segera pulih. Di sisi lain, para teknisi PLN terus bekerja di lapangan untuk memperbaiki kerusakan demi mengembalikan layanan listrik kepada masyarakat secepat mungkin
Kamis siang bersama sejumlah warga lainnya termasuk awak media Nisfuadi mengunjungi langsung PLTU Asam-Asam yang tengah “sakit” dan dalam masa pemulihan.(M.Irfani).
