HUT ke-18 ASPPI Digelar Serentak di Indonesia
Tim DPD ASPPI Kalimantan Selatan menggelar syukuran sederhana di Calma Cafe Banjarbaru. Tokoh senior ASPPI Supratman menerima tumpeng dari Mutia Amana Nastiti. (Foto - Olpah Sari).
Tekankan Soliditas dan Penguatan SDM Pariwisata
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-18 Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia berlangsung sederhana namun penuh makna, Sabtu sore (11/4/2026).
Kegiatan dipusatkan di Jakarta dan diikuti secara serentak oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) di berbagai kota di Indonesia.
Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi yang telah berdiri sejak 2008 dan kini memasuki fase kematangan.
Kebersamaan yang terjalin selama hampir dua dekade dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi ASPPI di tengah dinamika industri pariwisata nasional.
Ketua Umum DPP ASPPI, Azwani Awi, mengajak seluruh anggota untuk terus merawat semangat persaudaraan yang menjadi fondasi organisasi sejak awal berdiri.
“Spirit kebersamaan ini yang membuat ASPPI mampu bertahan hingga 18 tahun. Kita telah melalui berbagai fase, dari kondisi sulit hingga bangkit bersama menjaga pariwisata Indonesia,” ujarnya.


Menurut pria yang akrab disapa Popon ini, menyebut tantangan sektor pariwisata saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan tren wisata hingga tuntutan profesionalisme yang lebih tinggi. Karena itu, sinergi antar pelaku industri menjadi kunci utama.
Ia menegaskan, keberlanjutan ASPPI hingga saat ini tidak hanya ditopang oleh program kerja, tetapi juga oleh kekuatan jejaring dan kohesi sosial antaranggota yang terus terjaga.
“Yang kita bangun bukan hanya organisasi, tetapi kepercayaan dan rasa memiliki dalam industri,” katanya.
Selain memperkuat solidaritas internal, ASPPI juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan. Upaya ini dilakukan melalui berbagai pelatihan dan kegiatan yang bertujuan meningkatkan profesionalisme pelaku wisata di seluruh daerah.
Sebagai mitra strategis pemerintah, ASPPI aktif berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah dalam mendukung program peningkatan kunjungan wisatawan.
Organisasi ini juga rutin menggelar kegiatan promosi seperti travel mart dan table top untuk mempertemukan pelaku industri perjalanan.

Di sisi lain, ASPPI turut berperan dalam pengembangan destinasi melalui kegiatan adventure trip yang menjelajahi potensi wisata baru sekaligus memberikan edukasi kepada anggotanya.
Organisasi ini juga menjadi wadah bagi berbagai profesi di sektor pariwisata, mulai dari biro perjalanan, pemandu wisata, hingga pengelola desa wisata.
Tak hanya itu, ASPPI mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif dalam ekosistem pariwisata guna memastikan dampak ekonomi yang lebih merata.
Memasuki usia ke-18, ASPPI diharapkan terus memperkuat perannya dalam mendorong pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing di tingkat global.(Olpah Sari).
