Gekrafs Kalsel Solid, Muswil I Sukses Digelar
Gekraffs Kalsel dinilai solid dan sukses menyelenggarakan Muswil Perdana di Banjarmasin. (Foto - Olpah Sari).
Jejak rekam kepengurusan Gekrafs Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan kinerja yang dinilai positif di bawah kepemimpinan H. Andi Fitri. Bahkan, Kalsel disebut sebagai salah satu DPW yang sukses menjalankan berbagai program organisasi secara konsisten dan terukur.
Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I DPW Gekrafs Kalsel yang digelar di Ballroom Restoran Lima Rasa Banjarmasin, Sabtu sore (28/02/2026).
Ketua Koordinator Wilayah Gekrafs Indonesia Tengah, Raen Erlanda Maliki, atas nama Ketua Umum Kawendra Lukistian, menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan H. Andi Fitri dalam menggerakkan roda organisasi di Banua.
Menurutnya, konsistensi program dan soliditas kepengurusan menjadi indikator bahwa Gekrafs Kalsel mampu menjalankan mandat organisasi dengan baik.
Muswil I bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum konsolidasi dan penegasan arah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.
Forum ini menjadi ruang evaluasi program, penyelarasan visi, serta perumusan langkah konkret agar sektor ekonomi kreatif semakin berdaya saing dan berkelanjutan.

Ketua DPW Gekrafs Kalsel, H. Andi Fitri, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Muswil perdana tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus, peserta, dan para mitra yang telah berpartisipasi. Tanpa kolaborasi ini, Muswil tidak akan terlaksana dengan baik. Semoga pertemuan ini melahirkan gagasan baru dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Banua,” ujarnya.
Ia menegaskan, Muswil merupakan forum demokratis yang menjunjung tinggi musyawarah mufakat sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Yang membedakan Gekrafs dengan organisasi lain adalah kami menggunakan azas sila ketiga, persatuan. Tidak memakai sistem one man one vote. Semua diputuskan melalui musyawarah. Jika terjadi deadlock, DPP akan mengambil peran agar roda organisasi tetap berjalan,” jelasnya.
Apresiasi juga diberikan kepada jajaran pengurus hingga tingkat DPC yang dinilai aktif dan produktif dalam menggerakkan organisasi di daerah.
Konsolidasi dari tingkat wilayah hingga cabang dinilai menjadi fondasi penting dalam memperluas jejaring pelaku ekonomi kreatif, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif
Muswil I ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran Gekrafs sebagai wadah kolaboratif bagi pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan, mulai dari subsektor kuliner, kriya, fesyen, hingga digital kreatif.
Dengan soliditas organisasi dan arah strategis yang jelas, Gekrafs Kalsel optimistis mampu menjadikan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak pembangunan daerah.(Olpah Sari).
