Bank Kalsel Komit Dukung Program Pembiayaan Nasional

0
akad massal ok

Pelaksanaan akad massal dipusatkan di Aula KH Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, dengan total 550 debitur yang berhasil direalisasikan, tercatat Bank Kalsel berkontribusi sebanyak 250 debitur.(Foto -Humas Bank Kalsel).

Lewat Akad Massal KUR dan KPP, Bank Kalsel Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, Bank Kalsel berpartisipasi aktif dalam kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Program Perumahan (KPP) yang digelar serentak di 38 provinsi.

Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel merealisasikan pembiayaan kepada 250 debitur dari berbagai sektor produktif dan konsumtif di Kalimantan Selatan.

Kegiatan nasional yang dipusatkan di Kota Surabaya, Jawa Timur tersebut diikuti secara virtual oleh seluruh provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Untuk wilayah Kalsel, pelaksanaan akad massal dipusatkan di Aula KH Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, dengan total 550 debitur yang berhasil direalisasikan, tercatat Bank Kalsel berkontribusi sebanyak 250 debitur.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Plh. Sekdaprov Kalimantan Selatan Ariadi Noor yang mewakili Wakil Gubernur Kalsel, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel Gusti Yanuar Rifai, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, jajaran Direksi Bank Kalsel, serta perwakilan instansi pemerintah dan para penerima manfaat KUR dan KPP.

Plh. Sekdaprov Ariadi Noor menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel atas kontribusi aktifnya dalam memperluas akses pembiayaan di daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel yang terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian rakyat. Kegiatan akad massal ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan daerah dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat berlangsung inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata komitmen Bank Kalsel dalam mendukung program nasional pemberdayaan ekonomi daerah.

“Bank Kalsel akan terus hadir sebagai mitra pemerintah daerah untuk memperkuat pembiayaan produktif dan konsumtif. Melalui kegiatan akad massal ini, kami ingin memastikan masyarakat Banua memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan keuangan yang cepat, aman, dan bermanfaat,” tutur Fachrudin.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan dan penyerahan simbolis akad kredit oleh Bank Kalsel kepada dua debitur penerima KUR, yakni Said Muhammad Yusuf dengan pembiayaan sebesar Rp500 juta dan Hatta Bagus Irawan sebesar Rp100 juta.

Melalui realisasi 250 debitur yang difasilitasi Bank Kalsel, diharapkan kontribusi pembiayaan produktif di Kalimantan Selatan semakin meningkat, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat peran sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian daerah.

Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berlandaskan nilai inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, selaras dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!