Bank Kalsel Bangun Budaya Menabung Generasi Muda Melalui SimPel

0
BANK KALSEL OJK GEMAR MENABUNG

Foto - Humas Bank Kalsel.

Membangun kebiasaan finansial tidak selalu dimulai dari nominal besar, tetapi dari kedisiplinan mengelola uang sejak usia dini. Hal inilah yang menjadi perhatian Bank Kalsel dalam mendorong budaya menabung di kalangan generasi muda melalui program Simpanan Pelajar (SimPel).

Sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan, Bank Kalsel menghadirkan layanan SimPel bagi pelajar agar mereka tidak hanya memahami pentingnya menabung secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung menggunakan layanan perbankan.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah, mengatakan edukasi keuangan harus menghasilkan langkah nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

“Kami ingin edukasi ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Karena itu, Bank Kalsel menghadirkan langkah nyata melalui pembukaan rekening SimPel agar para pelajar dapat langsung memulai kebiasaan menabung dan mengenal layanan perbankan sejak dini,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, pelajar merupakan kelompok strategis dalam membentuk perilaku finansial masa depan. Pengenalan terhadap tabungan, transaksi yang aman, serta pengelolaan uang sejak bangku sekolah menjadi fondasi penting ketika mereka memasuki usia produktif.

Melalui rekening SimPel, pelajar mulai diperkenalkan dengan berbagai aspek pengelolaan keuangan sederhana, seperti menyisihkan uang secara rutin, memahami manfaat menabung, serta mengenal layanan perbankan yang aman dan terpercaya.

Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Selatan. Bagi industri perbankan daerah, membangun kedekatan dengan generasi muda bukan hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi juga menanamkan kebiasaan finansial yang sehat untuk jangka panjang.

Bank Kalsel melihat sekolah sebagai ruang strategis dalam membangun kesadaran keuangan. Melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pemangku kepentingan terkait, edukasi keuangan diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih bijak dalam mengelola keuangan, memahami kebutuhan, serta mampu mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab.

Kebiasaan sederhana seperti membuka rekening dan mulai menabung menjadi langkah awal menuju masyarakat yang semakin inklusif secara keuangan. Bagi Bank Kalsel, investasi terbesar bukan hanya pada pertumbuhan layanan, tetapi juga pada terbentuknya generasi muda Banua yang memiliki pemahaman dan perilaku finansial yang kuat.(M.Irfani).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!