Bukan Sekadar Lomba, Kalsel Dorong Ikan Jadi Menu Keluarga

0
lomba memasak ikan 1

Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono meninjau meja para peserta Lomba Masak Serba Ikan ke-23 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. (Foto - Biro Adpim Kalsel).

Ikan mungkin mudah ditemukan di Kalimantan Selatan. Namun, tantangan berikutnya adalah membuatnya semakin dekat dengan selera keluarga dan hadir secara rutin di meja makan.

Pesan itu terasa kuat dalam Lomba Masak Serba Ikan ke-23 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di Halaman Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Banjarbaru, Sabtu (8/8/2026).

Sebanyak 13 kabupaten dan kota ambil bagian. Mereka tidak sekadar beradu keterampilan memasak, tetapi menunjukkan bagaimana ikan dapat diolah menjadi menu yang menarik untuk keluarga, balita hingga kudapan.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah, mengatakan potensi ikan yang melimpah di Banua perlu diikuti dengan kebiasaan mengonsumsi ikan di lingkungan keluarga.

“Kegiatan ini bermanfaat sebagai sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan yang melimpah dan beragam di Kalsel,” ujarnya.

Menurut Fathul Jannah, kebiasaan mengonsumsi ikan penting dibangun sejak dini. Anak, balita dan ibu hamil menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian karena kebutuhan gizinya berkaitan erat dengan tumbuh kembang dan kesehatan keluarga.

“Ikan dapat dikonsumsi anak, balita, dan ibu hamil untuk memenuhi gizi, mencegah stunting, serta mendukung generasi emas 2045,” tuturnya.

Bagi Fathul Jannah, persoalan konsumsi ikan juga menyangkut bagaimana bahan pangan tersebut diolah. Menu yang beragam akan membuat keluarga memiliki lebih banyak pilihan sehingga tidak cepat bosan.

“Lomba hari ini ulun pandang sebagai ikhtiar mendekatkan ikan kepada selera keluarga-keluarga di Banua. Menu yang beragam akan membuat anggota keluarga tidak cepat bosan,” katanya.

Karena itu, tiga kategori yang diperlombakan—Menu Keluarga, Menu Balita dan Menu Kudapan, diharapkan tidak berhenti sebagai kreasi di meja perlombaan.

Resep dan cara pengolahan yang diperkenalkan peserta diharapkan dapat dibawa pulang, dipraktikkan di dapur masing-masing, kemudian diteruskan melalui kader TP PKK kepada masyarakat.

“Jangan berhenti di sini, teruskan menu ikan yang memenuhi standar gizi untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak kita,” pungkasnya.

 

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah bersama juara Lomba Masak Serba Ikan ke-23 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di Halaman Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Banjarbaru, Sabtu (8/8/2026).(Foto – Biro Adpim Kalsel).

Konsumsi Ikan Kalsel Tembus 37,68 Kilogram

Dorongan tersebut memiliki pijakan yang cukup kuat. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, menyebut konsumsi ikan masyarakat Kalsel saat ini mencapai 37,68 kilogram per kapita per tahun.

Angka itu berada di atas rata-rata nasional yang mencapai 26,08 kilogram per kapita per tahun.

“Dengan konsumsi ikan Kalsel yang jauh di atas nasional, kita tetap menggelorakan dan memasyarakatkan makan ikan,” ujar Rusdi.

Capaian tersebut turut mengantarkan Kalsel naik ke peringkat 13 dari 38 provinsi pada 2025, setelah sebelumnya berada di peringkat 15.

Meski demikian, capaian konsumsi tersebut masih perlu diterjemahkan menjadi kebiasaan yang lebih kuat di tingkat keluarga. Salah satu caranya melalui inovasi menu yang membuat ikan hadir dalam bentuk yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan anggota keluarga.

Rusdi mengatakan resep yang lahir dari perlombaan akan didorong untuk disosialisasikan kepada masyarakat melalui kader PKK.

“Inovasi menu hari ini tidak hanya untuk lomba, tetapi akan dikembangkan menjadi resep yang disosialisasikan kepada masyarakat melalui PKK dan keluarga,” katanya.

Dalam lomba tersebut, TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan meraih Juara 1 kategori Menu Keluarga, disusul TP PKK Kabupaten Tabalong sebagai Juara 2 dan TP PKK Kabupaten Kotabaru sebagai Juara 3.

Juara Harapan 1 diraih TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Harapan 2 TP PKK Kabupaten Tapin dan Harapan 3 TP PKK Kota Banjarmasin.

Untuk kategori Menu Balita, Juara 1 diraih TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui menu Bubur Kerubuk Sagu. Juara 2 diraih TP PKK Kabupaten Barito Kuala dan Juara 3 TP PKK Kabupaten Tapin.

Juara Harapan 1 kategori tersebut diraih TP PKK Kabupaten Banjar, Harapan 2 TP PKK Kabupaten Tanah Laut dan Harapan 3 TP PKK Kota Banjarbaru.

Sementara kategori Menu Kudapan dimenangkan TP PKK Kabupaten Banjar. Juara 2 diraih TP PKK Kabupaten Balangan dan Juara 3 TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Juara Harapan 1 diraih TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Utara, Harapan 2 TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu dan Harapan 3 TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dewan juri juga menetapkan TP PKK Kabupaten Barito Kuala sebagai Juara Favorit.

Bagi Kalsel, lomba tersebut menjadi salah satu cara untuk menghubungkan potensi perikanan dengan kebutuhan paling dekat masyarakat: dapur keluarga.

Sebab, keberhasilan gerakan makan ikan tidak cukup diukur dari meriahnya perlombaan atau tingginya angka konsumsi. Ukuran yang lebih penting justru sederhana seberapa sering ikan hadir di meja makan, apakah anak-anak menyukainya, dan apakah keluarga memiliki cukup banyak cara untuk mengolahnya.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!