KORMI Kalsel Genjot Sport Tourism

0
KORMI KALSEL

Ketua KORMI Kalimantan Selatan H. M. Syarifuddin usai dilantik bersama jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 oleh Ketua Umum KORMI Nasional Adil Hakim di Hotel Grand Maya, Banjarbaru, Sabtu (11/07/2026).(Foto - Biro Adpim Kalsel).

Olahraga Masyarakat Diproyeksikan Menjadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Banua

Kepengurusan baru Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan arah baru pengembangan olahraga masyarakat.

Tidak hanya membudayakan hidup sehat, KORMI juga menargetkan olahraga menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui penguatan sport tourism.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua KORMI Kalimantan Selatan H. M. Syarifuddin usai dilantik bersama jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 oleh Ketua Umum KORMI Nasional Adil Hakim di Hotel Grand Maya, Banjarbaru, Sabtu (11/07/2026).

Menurut Syarifuddin, Kalimantan Selatan memiliki modal besar untuk mengembangkan sport tourism. Keindahan alam, kekayaan budaya, serta semakin berkembangnya komunitas olahraga menjadi potensi yang dapat dikemas menjadi agenda wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Olahraga masyarakat tidak boleh berhenti sebagai kegiatan rekreasi. Kita ingin setiap event olahraga memberi dampak ekonomi, menggerakkan UMKM, sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ia menegaskan kepengurusan KORMI Kalsel mengusung semangat “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” sebagai fondasi membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas olahraga, akademisi, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, KORMI akan memperluas penyelenggaraan berbagai festival olahraga rekreasi, olahraga tradisional, olahraga petualangan, hingga kegiatan berbasis alam yang memiliki daya tarik wisata.

Sebagai langkah konkret, KORMI Kalimantan Selatan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kerja sama tersebut membuka ruang agar berbagai agenda olahraga masyarakat masuk dalam Calendar of Event pariwisata Kalimantan Selatan sehingga memiliki promosi yang lebih luas dan mampu menarik wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara.

“Kita ingin olahraga menjadi bagian dari wajah pariwisata Kalimantan Selatan. Ketika event olahraga dikemas dengan baik, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi, daerah memperoleh promosi, dan wisatawan mendapatkan pengalaman yang berbeda,” kata Syarifuddin.

Selain memperkuat sport tourism, KORMI Kalsel juga akan mempersiapkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Masyarakat Provinsi di Kabupaten Tapin sebagai bagian dari pembinaan menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari prestasi pada ajang nasional, tetapi juga dari sejauh mana olahraga mampu menjadi budaya hidup masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

“Saya tidak mungkin bekerja sendiri. KORMI membutuhkan dukungan pemerintah daerah, KORMI kabupaten dan kota, seluruh INORGA, komunitas, dunia usaha, serta masyarakat agar Kalimantan Selatan mampu menjadi salah satu pusat olahraga masyarakat sekaligus destinasi sport tourism di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Pelaksana Harian Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Selatan H. Adi Santoso, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru KORMI Kalsel.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap KORMI mampu menghadirkan program yang inovatif, inklusif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga olahraga benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Banua.

“Kami mendukung upaya KORMI membangun budaya olahraga di Kalimantan Selatan. Masyarakat yang sehat akan melahirkan daerah yang produktif, berdaya saing, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui penguatan kolaborasi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif, KORMI Kalimantan Selatan optimistis sport tourism dapat berkembang menjadi salah satu sektor unggulan baru yang tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, tetapi juga memperkuat daya saing pariwisata Banua serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(M.Irfani).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!