Jelang Iduladha, Pemprov Kalsel Bawa Pasar Murah hingga Pelosok Batola
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, di tengah-tengah warga yang ramai berbelanja di Pasar Murah yang bertujuan agar pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga distributor langsung. (Foto - Dok Economc Travelling.Com).
Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar pasar murah di wilayah pelosok Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Rantau Badauh ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Pasar murah tersebut melibatkan sejumlah distributor bahan pokok serta Perum Bulog sebagai bentuk kolaborasi memperkuat ketersediaan pangan di tengah masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan kegiatan di Batola merupakan titik terakhir rangkaian pasar murah yang sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
“Hari ini kami kembali menggelar pasar murah bersama jajaran Dinas Perdagangan dan mengajak para distributor serta Bulog untuk berpartisipasi memperkuat pelaksanaan pasar murah. Berbagai kebutuhan pokok kami hadirkan seperti gula, minyak goreng, tepung, serta sejumlah bahan pangan lainnya. Dari Bulog juga disediakan beras dan minyak goreng untuk masyarakat,” ujar Gia, sapaan akrabnya, di Batola, Senin (25/05/2026).
Menurut Gia, pelaksanaan pasar murah kali ini juga dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Barito Kuala, Camat Rantau Badauh, serta jajaran TP PKK sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi dan menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
Ia menegaskan, kegiatan pasar murah merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, agar pemerintah terus hadir di tengah masyarakat melalui program yang berdampak langsung terhadap stabilitas harga pangan.
“Ini merupakan amanah dari Bapak Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, agar pasar murah terus dilaksanakan. Tujuannya agar pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga distributor langsung,” katanya.
Lebih lanjut, Gia menyebut kondisi inflasi daerah saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Berdasarkan pemantauan terakhir, sebagian besar wilayah di Kalimantan Selatan mulai mengalami tren penurunan harga sejumlah bahan pokok.
“Alhamdulillah, kondisi inflasi daerah cukup baik. Sebagian besar daerah menunjukkan tren penurunan harga bahan pokok. Hanya ada beberapa komoditas tertentu yang masih mengalami kenaikan, salah satunya harga daging ayam potong di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.
Melalui pasar murah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Batola, dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang Iduladha tanpa terbebani lonjakan harga pangan.
Pasar murah juga diharapkan menjadi instrumen menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan warga dapat menyambut Hari Raya Iduladha dengan lebih tenang dan berkecukupan.(Olpah Sari).
