Banjarmasin Perkuat Pengawasan Kota Digital
Foto Ilustrasi - Dok Economic Travelling.Com.
Pemerintah Kota Banjarmasin mulai memperkuat sistem pengawasan perkotaan berbasis digital melalui integrasi Closed Circuit Television (CCTV) lintas perangkat daerah sebagai bagian dari pengembangan konsep smart city.
Langkah tersebut dijalankan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin menyusul meningkatnya kebutuhan pengawasan publik yang lebih adaptif, responsif, dan terintegrasi di tengah dinamika aktivitas masyarakat perkotaan.
Penguatan sistem ini sekaligus merespons masukan masyarakat terkait perluasan jaringan CCTV di berbagai titik kota, termasuk usulan yang disampaikan Ketua Forum Banjar Bersatu, Yasir Rahman, mengenai pentingnya pengawasan berbasis teknologi untuk mendukung keamanan lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Febpry Ghara Utama, menjelaskan bahwa integrasi CCTV sebenarnya telah mulai berjalan melalui penghubungan sistem pengawasan lintas satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Menurutnya, sejumlah kamera pengawas milik pemerintah daerah, termasuk sistem Area Traffic Control System (ATCS) dari Dinas Perhubungan dan CCTV yang dikelola Diskominfotik, kini telah saling terkoneksi dan tengah diarahkan ke dalam satu dashboard pemantauan terpadu.
“Integrasi CCTV lintas SKPD sudah mulai dilakukan. Sistem yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri kini mulai disatukan agar mendukung pemantauan kota yang lebih terpadu dalam kerangka smart city,” ujarnya.
Lebih dari sekadar fungsi keamanan, sistem pengawasan digital tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemantauan arus lalu lintas, kondisi kawasan strategis, aktivitas perkotaan, hingga percepatan respons pemerintah terhadap situasi lapangan.
Bagi Pemko Banjarmasin, integrasi data visual lintas perangkat daerah menjadi fondasi penting menuju tata kelola pemerintahan berbasis digital. Dengan sistem yang terhubung, pengambilan keputusan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan berbasis kondisi riil di lapangan.
Diskominfotik menilai penguatan pengawasan melalui CCTV bukan lagi sekadar wacana jangka panjang, melainkan proses yang telah berjalan secara bertahap melalui optimalisasi infrastruktur yang tersedia.
Selain pengembangan sistem internal pemerintah, layanan pemantauan publik juga mulai dibuka kepada masyarakat. Kamera pengawas lalu lintas melalui sistem ATCS Dinas Perhubungan dapat diakses melalui laman atcs.banjarmasinkota.go.id, sementara layanan CCTV publik yang dikelola Diskominfotik tersedia melalui cctv.banjarmasinkota.go.id untuk memantau sejumlah titik strategis di Kota Banjarmasin.
Ke depan, pengembangan integrasi CCTV lintas perangkat daerah akan terus diperluas guna memperkuat pengawasan kota, mendukung keamanan publik, serta mempercepat transformasi Banjarmasin menuju kota cerdas yang lebih responsif terhadap kebutuhan warganya.(Ridzky Husna).
