Juara Lagi ! SMAN 7 Banjarmasin Kembali Ke Nasional 

0
SMAN7 UTAMA SEKALI

Tim SMA Negeri 7 Banjarmasin yang bikin bangga Banua dan Banjarmasin. (Foto - Dok SMA Negeri 7 Banjarmasin).

Prestasi seolah telah menjadi tradisi di SMA Negeri 7 Banjarmasin.

Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sekolah ini kembali keluar sebagai juara pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, sekaligus memastikan tiket menuju Grand Final Nasional di Jakarta, Agustus 2026 mendatang.

Kemenangan itu bukan sekadar mengulang sejarah, tetapi juga menegaskan dominasi SMAN 7 Banjarmasin sebagai salah satu sekolah dengan pembinaan akademik dan wawasan kebangsaan terbaik di Banua.

Bertempat di Ballroom Grand Maya by ARTOTEL, Banjarbaru, Sabtu (9/5/2026), persaingan berlangsung sengit sejak babak awal.

Sembilan sekolah terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan saling adu kemampuan dalam memahami nilai-nilai kebangsaan melalui materi Empat Pilar MPR RI.

Namun di tengah ketatnya kompetisi, tim SMAN 7 Banjarmasin kembali menunjukkan kelasnya.

Pada babak final, mereka tampil disiplin, tenang, dan penuh perhitungan dalam menghadapi tiga sesi utama perlombaan, yakni Wawasan Empat Pilar, Tematik, dan Rebutan.

Konsistensi menjawab soal serta kekuatan mental menjadi faktor pembeda yang membawa mereka unggul dari para pesaing.

 

Tim SMA Negeri 7 Banjarmasin membuktikan diri sebagai tim tangguh Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto – Dok SMA Negeri 7 Banjarmasin).

Kemenangan ini berkumandang tatkala Plt Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, secara langsung mengumumkan hasil akhir kompetisi.

“SMAN 7 Banjarmasin memperoleh poin 115 dan ditetapkan sebagai pemenang serta berhak mewakili Provinsi Kalimantan Selatan ke tingkat nasional,” ujarnya.

Posisi kedua diraih MAN 2 Hulu Sungai Utara dengan nilai 85 poin, sementara MAN 3 Tapin berada di posisi ketiga dengan raihan 65 poin.

Kerja Keras di Balik Kemenangan

Di balik gemerlap trofi juara, ada perjuangan yang tidak sederhana.

Para peserta harus membagi waktu antara kegiatan belajar di sekolah dengan latihan intensif menjelang perlombaan. Materi Empat Pilar dipelajari secara mendalam, mulai dari pemahaman konstitusi, wawasan kebangsaan, hingga simulasi menghadapi tekanan kompetisi.

Tim yang dibina langsung dua guru pendamping, Sarida SPd,MPd dan  Hj. Maya Suheffi, S.Pd  serta Kepala Sekolah SMA Negeri 7  Banjarmasin, H. Arjudin S.Pd., M.Ikom, menempa anak didiknya dengan disiplin dan kerja keras.Terbukti hampir semua anggota tim mengerahkan kemampuan untuk menyerap materi-materi Empat Pilar dengan menghapal sekaligus.

Tim yang berkekuatan penuh dengan nama-nama seperti Kayla Nor Azkia, Diva Scania Aprillia, Javas Prayata Nararya, Muhammad Zaidurrizki, ⁠Chelsea Aisyah, Anna Althafunnis, . ⁠Florensia Vania,Razita Diandra Febriana, Sherin lattifa dan Sulthan dyzanny firdaus, membuktikan Banjarbaru.

 

Kerja Keras membuktikan hasil hingga mengantar Tim SMA Negeri 7 Banjarmasin melenggang ke nasional. (Foto – Dok SMAN7 Banjarmasin).

Menariknya lagi, salah satu anggota tim juara tahun ini juga terdapat nama Muhammad Zaidur Rizki, putra dari Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR.

Pihak sekolah sendiri sangat bersyukur dengan hasil yang diraih ini. Mereka menyebut kemenangan ini lahir dari kerja sama tim dan proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten.

Hal ini dibenarkan pula Guru pendamping tim, Sarida. Perempuan ini menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar, kedisiplinan, dan kerja sama mampu menghasilkan capaian terbaik.

“Anak-anak menunjukkan kedisiplinan, kerja sama, dan semangat belajar yang luar biasa. Harapan kami, apa yang dipelajari tidak berhenti di lomba saja, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sarida menambahkan, tiga siswa dalam tim tahun ini merupakan peserta berpengalaman yang sebelumnya juga tampil pada LCC Empat Pilar tahun lalu. Pengalaman itu dinilai menjadi modal penting dalam membangun mental bertanding dan kesiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Mereka tetap memberikan kepercayaan penuh kepada anak didiknya untuk terus memperdalam keilmuan dan menajamkannya lewat belajar yang baik dan profesional. Sehingga ketika tampil kembali di level nasional, skill dan mental juara terus terjaga.

 

Diantara gemerlap prestasi siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin, terdapat dua sosok di balik layar dengan sentuhan spirit dan tangan dingin membentuk tim solid. (Foto – Dok SMAN Negeri 7 Banjarmasin).

Harapan Banua di Panggung Nasional

LCC Empat Pilar MPR RI merupakan program tahunan MPR RI yang bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan, konstitusi negara, serta semangat persatuan Indonesia.

Kini, tantangan lebih besar sudah menanti.

Pada Grand Final Nasional di Jakarta nanti, SMAN 7 Banjarmasin akan menghadapi wakil dari 37 provinsi se-Indonesia. Kompetisi dipastikan berlangsung lebih ketat, dengan peserta terbaik dari seluruh penjuru Tanah Air.

Namun setelah dua tahun berturut-turut menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, optimisme masyarakat Kalimantan Selatan tentu punya alasan kuat.

Tim SMA Negeri 7 Banjarmasin yang terdiri dari :

  1. Diva Scania Aprillia
  2. Kayla Nor Azkia
  3. Javas Prayata Nararya
  4. ⁠Muhammad Zaidurrizki
  5. ⁠Chelsea Aisyah
  6. Anna Althafunnisa
  7. ⁠Florensia Vania
  8. Razita Diandra Febriana
  9. ⁠Sherin lattifa
  10. Sulthan dyzanny firdaus.

Sekali lagi diharapkan memberikan gelar terbaik untuk Banua dan kota Banjarmasin.Harapan Banua kini berada di pundak anak-anak muda SMAN 7 Banjarmasin mereka yang membuktikan bahwa kecerdasan, disiplin, dan wawasan kebangsaan masih tumbuh kuat di generasi hari ini.(Ridzky Husna).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!