Jemaah Haji Sempat”Terpisah” Dengan Istri, Kloter Banjarmasin Resmi Dilepas

0
KLOTER BANJARMASIN

Jemaah haji Kloter Pertama asal Banjarmasin .(Foto - Olpah Sari).

Seorang jemaah haji asal Kalimantan Selatan sempat panik setelah tidak menemukan istrinya saat hendak naik bus keberangkatan.

Insiden itu terjadi di sela prosesi pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin, Kamis (23/04/2026) malam.

Diduga kelelahan, jemaah paruh baya tersebut salah naik bus sehingga terpisah dari sang istri. Kepanikan sempat terjadi, sebelum akhirnya diketahui bahwa istrinya berada di toilet bersama jemaah perempuan lainnya.

Petugas haji yang sigap kemudian mempertemukan keduanya dan mengarahkan ke bus sesuai regu.Belakangan diketahui jemaah tersebut salah naik bus, semestinya bus 7 naik ke bus 6.

Di tengah insiden tersebut, prosesi pelepasan tetap berlangsung khidmat di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. Lantunan azan dan talbiyah mengiringi langkah para jemaah menuju keberangkatan.

 

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, bersama pejabat terkait lainnya secara resmi melepas kloter pertama yang menjadi awal rangkaian pemberangkatan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. (Foto – Olpah Sari).

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi melepas kloter pertama yang menjadi awal rangkaian pemberangkatan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Prosesi ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada Ketua Kloter 01 sebagai simbol dimulainya perjalanan menuju Tanah Suci.

Sebanyak 360 jemaah asal Banjarmasin dijadwalkan berangkat pada Jumat (24/4/2026) pukul 00.00 WITA melalui Bandara Syamsuddin Noor.

Secara keseluruhan, Embarkasi Banjarmasin tahun ini memberangkatkan 6.758 jemaah dari dua provinsi, yakni Kalimantan Selatan sebanyak 5.199 orang dan Kalimantan Tengah 1.559 orang, yang terbagi dalam 19 kelompok terbang.

Muhidin menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan Allah SWT yang harus disyukuri, karena mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perbedaan cuaca di Tanah Suci.

“Jaga fisik, cukup minum, dan patuhi petugas kesehatan.Jangan sampai jemaah batuk atau gangguan kesehatan lainnya.Minum air putih yang banyak, karena cuaca disana cukup ekstrem,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, saling tolong-menolong, serta meluruskan niat agar meraih haji mabrur.

Proses pelepasan sendiri berlangsung singkat dan tidak seremonial banget.Hal ini pun disambut gembira oleh seluruh jemaah, karena tidak menguras energi mereka.

“Alhamdulillah acara pelepasan lancar dan sukses.Kami bahagia bisa bertemu Bapak Gubernur dan pejabat lainnya.Yang terpenting acaranya singkat padat dan tidak membuat jemaah mengantuk.Mohon doanya kami berangkat ke tanah suci,” ucap Muhammad salah seorang jemaah sebelum naik bus. (Olpah Sari).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!