Banjarmasin Sulap Sungai Pulau Insan Jadi Area Retensi Raksasa

0
PULAU INSAN

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR berdiskusi serius dengan jajarannya saat mengunjungi Pulau Insan Banjarmasin. (Foto - Media Center Banjarmasin).

Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat melakukan langkah konkret dalam memutus mata rantai genangan air di jantung kota.

Melalui proyek strategis normalisasi Sungai Pulau Insan, kawasan Jafri Zam-zam kini tengah dipersiapkan menjadi area retensi modern untuk mengamankan wilayah terdampak banjir, terutama di kawasan Jalan Sutoyo S dan sekitarnya.

Peninjauan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan upaya sistematis memaksimalkan daya tampung air di kawasan Banjarmasin Tengah.

“Pembersihan di Sungai Pulau Insan harus bekerja maksimal. Kita akan jadikan area ini sebagai tempat retensi strategis untuk mengatur dan memaksimalkan volume aliran air yang ada,” tegas Yamin saat memantau progres lapangan.

Proyek ini mencakup perluasan alur sungai dan penyesuaian teknis infrastruktur di sekitar bantaran.

Pemerintah Kota sendiri juga tengah berkoordinasi intensif untuk merapikan jaringan tiang listrik serta melakukan pendekatan persuasif terhadap bangunan yang menghambat aliran sungai.

Guna memastikan proyek berjalan mulus, Wali Kota telah menginstruksikan pihak kelurahan untuk melakukan sosialisasi masif kepada warga.

Langkah penataan bangunan di bantaran sungai dilakukan dengan mengedepankan kepentingan publik yang lebih besar, yakni menciptakan kota yang bebas dari ancaman luapan air.

“Ini adalah solusi jangka panjang. Kami berkomitmen pengerjaan selesai tepat waktu agar genangan air di kawasan Sutoyo dan sekitarnya segera menjadi cerita masa lalu,” pungkasnya dengan optimis.

Langkah berani ini diharapkan menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam merespons keluhan warga sekaligus mempercantik tata kelola air perkotaan yang lebih berkelanjutan.(Ridzky Husna).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!