ADINK,Bank Tanpa Kantor untuk Banua

0
LUDYA ADINK BANK KALSEL

Di tengah tantangan geografis Kalimantan Selatan, Bank Kalsel melakukan lompatan strategis melalui ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan).

Bukan sekadar layanan tambahan, ADINK adalah manifestasi nyata dari “Bank Tanpa Kantor” yang dirancang untuk meruntuhkan tembok birokrasi dan hambatan jarak yang selama ini memisahkan masyarakat pelosok dari akses finansial formal.

Selama ini, masyarakat di wilayah terpencil harus mengorbankan waktu dan biaya transportasi yang tidak sedikit hanya untuk mencapai kantor cabang.

ADINK hadir mengubah paradigma tersebut. Dengan memberdayakan pelaku usaha lokal sebagai agen, Bank Kalsel memindahkan loket perbankan ke pasar, warung, hingga teras rumah warga.

Melalui produk Tabungan BanuaKu Pandai, ADINK memastikan bahwa inklusi keuangan bukan lagi sekadar angka statistik, melainkan solusi riil.

Masyarakat kini dapat menabung, mentransfer dana, hingga membayar tagihan dengan kecepatan digital namun tetap dalam sentuhan personal komunitas lokal.

Simpul Baru Ekonomi Kerakyatan
Dari sisi makroekonomi, ADINK menciptakan ekosistem win-win. Di satu sisi, Bank Kalsel memperluas penetrasi pasar tanpa beban biaya infrastruktur kantor fisik yang besar.

Di sisi lain, para agen mendapatkan sumber pendapatan baru melalui sharing fee transaksi, yang secara langsung memperkuat daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.

“Inklusi ekonomi hanya bisa tercapai jika akses perbankan menjadi semudah membeli kebutuhan pokok. ADINK adalah jembatan digital kami untuk memastikan tidak ada masyarakat Banua yang tertinggal dalam ekosistem keuangan modern,” tegas Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dalam berbagai kesempatan.

Meski beroperasi secara desentralisasi, standar keamanan tetap menjadi prioritas mutlak. Berada di bawah pengawasan ketat OJK dan Bank Indonesia, setiap transaksi melalui aplikasi ADINK terenkripsi secara sistemik, memberikan rasa aman bagi nasabah di tingkat mikro.

Dengan persyaratan kemitraan yang terukur, seperti kepemilikan rekening aktif dan deposit yang kompetitif Bank Kalsel mengundang para penggerak ekonomi lokal untuk menjadi bagian dari revolusi perbankan ini.

ADINK sendiri bukan sekadar aplikasi, ia merupakan urat nadi baru ekonomi digital Kalimantan Selatan.(M.Irfani).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!