Pimpin Harpi Melati, Hanisah Lanjutkan Perjuangan Henny Rusilawati

0
HARPI MELATI 1

Hj. Henny Rusilawati menyerahkan tongkat estafet kepimpinan kepada Hanisah. (Foto - Desy Hairina).

Era kepemimpinan baru di tubuh Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Provinsi Kalimantan Selatan resmi dimulai.

Pasca prosesi demisioner yang penuh haru, Hanisah kini resmi mengemban amanah sebagai Ketua Harpi Melati periode 2026-2029.

Dia melanjutkan tongkat estafet perjuangan yang sebelumnya dipimpin oleh Hj. Henny Rusilawati.

Membawa visi besar yang selaras dengan tantangan zaman, Hanisah menegaskan tekadnya untuk membuat gaung Harpi Melati terdengar lebih kencang melalui berbagai prestasi dan penguatan profesionalisme.

Baginya, organisasi ini bukan sekadar wadah berkumpulnya para perias, melainkan inkubator bagi profesi perias pengantin agar naik kelas di mata publik.Hanisah menyadari bahwa di era digitalisasi, kompetensi teknis saja tidak lagi cukup. Perias pengantin modern dituntut untuk adaptif terhadap perubahan teknologi tanpa meninggalkan marwah budaya.

“Kita ingin membawa Harpi Melati menjadi organisasi yang berdaya saing tinggi. Profesionalisme bukan hanya soal hasil riasan yang indah sesuai pakem, tapi juga bagaimana kita mengelola kredibilitas dan eksistensi di ruang digital,” ungkapnya dalam momen Musda IX yang berlangsung di Taman Budaya Banjarmasin, Selasa (14/04/2026).

 

Para pengurus lama dan baru Harpi Melati Kalsel usai Musda di Banjarmasin. (Foto – Desy Hairina).

Beberapa poin utama yang menjadi fokus perjuangan Hanisah ke depan meliputi penguatan profesionalisme dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan agar profesi perias tetap dipandang sebagai profesi terhormat dan berkelas.

Selain itu ia juga mendorong para anggota untuk melek teknologi, mulai dari pemanfaatan platform digital untuk promosi hingga membangun portofolio digital yang profesional.

“Hal terpenting adalah pelestarian berbasis inovasi. Artinya menjaga agar tata rias pengantin pakem Banjar tetap relevan dan dicintai oleh generasi muda di tengah gempuran tren modern,” ujarnya.

Kesuksesan kepengurusan periode sebelumnya yang solid menjadi fondasi kuat bagi Hanisah. Dengan semangat kekeluargaan yang sudah mendarah daging, ia optimis Harpi Melati Kalsel akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Banua.

“Harpi Melati harus menjadi rumah yang berdaya guna. Kita akan terus berkolaborasi untuk memastikan setiap anggota siap bersaing di pasar global dengan identitas lokal yang kuat,” ucapnya optimis.

Dengan nakhoda baru dan semangat digitalisasi, Harpi Melati Kalimantan Selatan siap melangkah menuju babak baru yang lebih gemilang, membuktikan bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan demi prestasi yang lebih tinggi.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!