Muhidin Gas Pol Tenis–Padel, Kalsel Bidik Budaya Olahraga Aktif

0
PADEL OK

Olahraga padel adalah olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan squash. Popularitasnya terus meningkat karena permainan ini menyenangkan, mudah dipelajari, dan cocok untuk segala usia. (Foto - M.Irfani).

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan komitmennya mendorong budaya olahraga aktif dengan meresmikan Lapangan Olahraga Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) sore.

Fokusnya jelas tenis dan padel sebagai olahraga kompetitif yang sehat, inklusif, dan relevan dengan gaya hidup modern aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat perkotaan.

Fasilitas baru ini dilengkapi lapangan tenis, padel, dan tenis meja, namun perhatian Gubernur tertuju pada padel cabang olahraga yang tengah naik daun dan dinilai mampu menjangkau lebih banyak kalangan. Karakter permainannya yang dinamis, cepat, dan minim risiko cedera membuat padel dianggap cocok untuk membangun kebiasaan olahraga rutin.

Gubernur Muhidin tidak berhenti pada seremoni. Ia langsung turun ke lapangan dan menjajal fasilitas bersama jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan.

Dalam laga persahabatan, Muhidin berpasangan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, menghadapi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus.

 

laga persahabatan, Muhidin berpasangan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, menghadapi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus. (Foto – Biro Adpim Kalsel).

Pengalaman bermain langsung mempertegas preferensi Gubernur. Menurutnya, tenis menuntut teknik dan stamina yang konsisten, sementara padel lebih fleksibel dan cepat dinikmati, terutama bagi pemula atau mereka yang ingin berolahraga tanpa tekanan fisik berlebihan.

“Padel ini lebih bersahabat. Gerakannya aktif, tetap kompetitif, tapi tidak menguras tenaga. Cocok untuk olahraga rutin,” kata Muhidin.

Pemprov Kalimantan Selatan berencana menjadwalkan aktivitas olahraga secara reguler di Lapangan Olahraga Mahligai Pancasila, khususnya bagi ASN.

Namun dalam jangka menengah, fasilitas ini diproyeksikan menjadi ruang olahraga bersama yang mendorong interaksi lintas instansi dan masyarakat.

Gubernur menegaskan, olahraga harus menjadi bagian dari ritme kerja, bukan aktivitas sampingan. Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat akan berbanding lurus dengan produktivitas dan kualitas pelayanan publik.

“Fasilitas sudah tersedia. Tinggal kemauan kita untuk bergerak. Olahraga itu investasi kesehatan jangka panjang,” ujarnya.

Dengan menghadirkan tenis dan padel dalam satu kawasan, Pemprov Kalsel tak sekadar membangun sarana olahraga, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa kerja keras harus diimbangi tubuh yang bugar.

Dari lapangan olahraga, Muhidin ingin memulai perubahan gaya hidup aktif, sehat, dan kompetitif dari lingkungan pemerintahan sendiri.(M.Irfani).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!