Dari Gerobak Lapuk ke Asa Baru Bersama UPZ Bank Kalsel

0
ROMBONG BARAQAH

Di balik hiruk-pikuk Jalan Pramuka, Banjarmasin, Bapak Rahmat Syaifullah (47) setiap hari mengais rezeki dari sepiring nasi campur dan gorengan sederhana. Bersama istrinya, Emelda Rusinah, seorang guru ngaji, ia bertahan menghadapi tingginya biaya operasional yang kerap menggerus pendapatan harian mereka.

Kondisi serupa dialami Ibu Maulidayah (28). Sebagai ibu rumah tangga, ia memilih tak hanya berpangku tangan saat sang suami, Rahmat Hidayat, bekerja sebagai buruh kayu dengan penghasilan terbatas.

Dari depan rumah, Maulidayah berjualan pentol dan es demi memastikan kebutuhan pokok dan susu anak tetap terpenuhi,meski harus berjibaku dengan gerobak dagang yang sudah lapuk dimakan usia.

Perjuangan keduanya pun mendapat simpati dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel. modal usaha serta perbaikan sarana dagang (Gerobak Barakah) kepada dua pelaku UMKM mikro tersebut.

Melalui program zakat produktif, UPZ Bank Kalsel menyalurkan bantuan Bantuan ini bukan sekadar angka atau fasilitas, melainkan napas baru bagi usaha kecil yang selama ini bertahan di tengah keterbatasan.

“Kami ingin bantuan ini menjadi penggerak usaha, bukan hanya solusi sesaat. Harapannya, usaha mereka bisa tumbuh dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Staf UPZ Bank Kalsel, M. Rizaldy Mustary Haq, saat menyerahkan bantuan di Banjarmasin, Senin (19/01/2026).

Bagi Rahmat dan Maulidayah, bantuan tersebut berarti kesempatan untuk kembali menata usaha dengan sarana yang lebih layak. Gerobak yang sebelumnya rapuh kini bisa diperbaiki, peralatan dagang diperbarui, dan aktivitas berjualan dijalankan dengan lebih efisien serta higienis.

Langkah ini menegaskan komitmen Bank Kalsel melalui UPZ dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran bukan hanya membantu, tetapi juga memberdayakan. Zakat tidak berhenti sebagai santunan, melainkan menjadi instrumen penguatan ekonomi umat.

Di tengah tantangan ekonomi dan naiknya biaya hidup, kisah Rahmat dan Maulidayah menjadi potret nyata bahwa dukungan kecil, jika tepat sasaran, mampu menyalakan kembali harapan UMKM di lapisan terbawah.

Bagi masyarakat dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin turut ambil bagian dalam gerakan kebaikan ini, UPZ Bank Kalsel membuka ruang partisipasi melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera.(Olpah Sari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!